Timelooper, Virtual Reality untuk Melihat Masa Lalu

Kamis, 17 Maret 2016 09:45
Timelooper, Virtual Reality untuk Melihat Masa LaluTimelooper @ndtv.com
Belajar mengenai sejarah kini tidak hanya bisa dilakukan dengan cara membaca buku. Melalui teknologi virtual reality, manusia kini bisa terlibat langsung di berbagai momen sejarah, demikian dilansir Phys.org, Senin (14/3).

Teknologi virtual reality yang dimaksud adalah aplikasi bernama Timelooper dan headset cardboard. Dalam sebuah uji coba kedua perangkat ini digunakan untuk mengunjungi Menara London, kastil di pinggir sungai Thames dan berbagai tempat menarik zaman dahulu.

Bentuk dari bangunan yang terlihat pada aplikasi ini disamakan dengan bangunan era modern, namun dilapisi secara digital dengan bentuk bangunan dari masa lalu.

"Kami sebenarnya hanya menumpuk infrastruktur yang lama dengan infrastruktur yang mungkin terlihat di abad ke 13 silam," ujar co-founder Timelooper, Andrew Feinberg.

Perlu diketahui jika teknologi virtual reality ini hanya akan bekerja jika pengguna datang langsung ke tempat di mana sejarah itu terjadi. Hal ini karena teknologi Timelooper berbasis bangunan dan lokasi.

Timelooper telah dimanfaatkan oleh pemandu wisata di London yang memungkinkan wisatawan melihat Taman Trafalgar Square pernah diledakkan oleh Nazi pada 23 September 1940.

Tujuan awal dari pembuatan teknologi virtual reality yang bisa melihat masa lalu ini memang digunakan untuk sektor pariwisata di London. Namun, akhirnya teknologi ini menawarkan banyak sekali tempat bersejarah yang bisa dilihat melalui virtual reality.
(mks)
Komentar