Salahkan Aturan, Puskesmas Lepas Tangan Pasien Diangkut Mobil Ikan

Salahkan Aturan, Puskesmas Lepas Tangan Pasien Diangkut Mobil IkanMayat pasien diangkut mobil ikan @merdeka.com

Puskesmas Cenrana, Maros, Sulawesi Selatan menjadi sorotan karena melarang keluarga pasien menggunakan ambulans. Alhasil, keluarga pasien warga Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana terpaksa mengangkut jenazah dengan mobil pick up pengangkut ikan.

Pihak Puskesmas Cenrana beralasan tidak memberikan izin sebab mobil ambulans itu bukan untuk mengangkut jenazah.

"Aturan dari Permenkes Ambulans di Puskesmas bukan untuk membawa jenazah, tapi diperuntukkan merujuk pasien," kata Kepala Puskesmas Cenrana, Erniwati.

Erniwati menambahkan, pihaknya sudah memberi penjelasan kepada keluarga pasien. Mereka pun mengerti dan memutuskan mengangkut jenazah dengan mobil pengangkut ikan.

"Kita sudah menjelaskan aturannya dan anaknya memahami," ujarnya.

Menyoal mobil pengangkut ikan yang digunakan, Erniwati mengatakan jika kendaraan tersebut bersih tidak seperti yang dibayangkan.

"Itu mobil anaknya, anaknya memang jualan ikan di pasar. Tapi ngangkutnya juga pakai boks kok itu bersih," jelas dia.

mayat-mobil-ikan

Saat kejadian, Erniwati mengaku tidak berada di tempat. "Saat itu saya enggak ada di tempat. Seandainya ada pihak keluarga hubungin saya enggak kaya begitu kejadiannya," pungkasnya.

Insiden ini sebenarnya terjadi pada akhir tahun lalu. Pertama kali beredar melalui sosial media yang kemudian menjadi viral dan mengundang perhatian masyarakat.

Akun Facebook Muhamad Rusli menuliskan peristiwa tersebut.

"Yth Presiden Bapak Jokowi, tadi sekira pukul 8.30 Wita seorang warga desa labuaja, kec cenrana, kab maros bernama Denggang meninggal di puskesmas Cenrana. Yang kami sayangkan Pak Presiden karena pihak puskesmas tidak mau meminjamkan mobil ambulancenya."

"Terpaksa mayat orangtua kami menggunakan mobil pengangkut ikan. Duh kakunya pejabat di negeri ini," tulis Rusli.

Dalam statusnya itu, Rusli menjelaskan alasan pihak Puskesmas melarang penggunaan mobil ambulans sebab tidak untuk mengangkut jenazah.

"Barusan kepala puskesmas ke rumah setelah diberi tahu stafnya bahwa kasus ini heboh di fesbuk, katanya mobil ambulance ini bukan mobil mayat. Tapi apapun alasan, jelas-jelas itu tidak manusiawi. Ini soal kemanusiaan. Masa mayat diangkut dengan mobil pengangkut ikan?" ujarnya.

Nay