Kisruh Grab & Uber, Jokowi Minta Jangan Ribut

Kisruh Grab & Uber, Jokowi Minta Jangan RibutPresiden Jokowi @bola.net
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan secara apa yang ingin disampaikan Presiden Jokowi terhadap keberadaan GrabCar dan Uber di Indonesia. "Presiden ingin jangan ada keributan. Jangan ada rame-rame. Semua dapat menikmati perkembangan online," ujarnya.

Rudiantara sendiri sempat dipanggil secara khusus oleh Presiden Jokowi di tengah rapat yang membahas nasib GrabCar dan Uber. Dalam rapat ini disimpulkan bahwa sebaiknya GrabCar dan Uber akan berwadah koperasi.

"Saya akan komunikasikan dengan pak Puspayoga (Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah) agar segera dikeluarkan izinnya. Kalau perlu saya ketemu dengan Ahok (Gubernur DKI Jakarta)," lanjut pria yang kerap disapa Chief RA ini.

Koperasi nantinya akan menaungi kendaraan-kendaraan milik mitra Grab dan Uber. Peraturan pemain OTT internasional yang saat ini sedang dirancang menurut Rudiantara juga akan berlaku pada dua layanan ini.

"Saya bicara dengan Pak Franky (Ketua BKPM) juga. Setiap OTT internasional di Indonesia harus berbentuk Badan Usaha Tetap atau Permanent Establishment. Alasannya untuk complaint dan consumer protection," tandasnya.
mks