Busyet! Ketua DPRD Ingin Jadikan Guru Cantik ini Istri ke-12

Busyet! Ketua DPRD Ingin Jadikan Guru Cantik ini Istri ke-12Martinus Kajot dan Putri @kaskus.co.id

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkayang Martinus Kajot menjadi pemberitaan media massa karena berencana menikah lagi. Yang membuat heboh, Kajot hendak menjadikan seorang wanita bernama Putri Lasiando sebagai istri ke-12nya.

Kabar pernikahan ini mencuat setelah Kajot mengunggah foto selfie bersama dara 26 tahun yang berprofesi sebagai guru honorer itu di Facebooknya.

Namun niat Kajot menikahi Putri kandas sebab ditolak orangtua si gadis. Keluarga Putri bahkan melaporkan Kajot ke Badan Kehormatan Dewan.

"Minta maaf kepada Bapak, dengan hormat menghentikan hubungan dengan anak saya," ujar paman Putri, kepada wartawan dalam jumpa pers, dengan didampingi pengacara keluarga, di Pontianak, Minggu (13/3).

Atas penolakan rencana pernikahan itu, paman Putri ini mengungkapkan bahwa Kajot mendatangi orangtua Putri namun dengan marah-marah.

"Beberapa hari kemudian, datang lagi ke rumah, dengan nada tinggi, marah-marah meminta kepada orangtua Putri merestui hubungan mereka," kata dia.

Secara terpisah, Kajot juga menyayangkan adanya pelaporan dirinya ke Badan Kehormatan DPRD.

"Saya justru mempertanyakan laporan yang masuk ke Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bengkayang, Kamis, 10 Maret 2016, terkait postingan foto saya bersama Putri Lasiando di salah satu hotel di Singkawang, Jumat, 12 Februari 2016," kata Martinus Kajot.

Namun demikian, Kajot ingin menyelesaikan masalah dengan cara baik-baik. Jika dia dilarang menikah dengan Putri, baginya itu tidak masalah. "Yang penting bicara secara kekeluargaan."

"Saya merasa dosa tidak dihukum karena sudah melakukan barang itu. Sekarang saya mau kawin sama putri juga tidak bisa. Begitu juga putri mau kawin juga susah. Barang saya masih padanya, seperti rumah, cincin tunangan, kalung dan uang lainnya," imbuhnya.

Martinus Kajot merupakan kader PDI Perjuangan. Dia menggantikan Sebastianus Darwis sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, September 2015. Sebab Darwis maju sebagai calon Bupati Bengkayang pada Pemilukada serentak, Rabu, 9 Desember 2015 lalu. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay