Pengantin Baru Tewas Ditebas Adiknya Sebab Tak Rela Ditinggal

Pengantin Baru Tewas Ditebas Adiknya Sebab Tak Rela DitinggalKristina menangisi jenazah suaminya @jpnn.com

Ewin Sihombing, 32, warga Jalan Sibolga-Padangsidimpuan Lingkungan III, Kel. Hutabalang, Kec. Badiri, Tapteng, Sumut, tewas dibunuh adiknya sendiri, Elimar Sihombing, Minggu (13/3) pagi.

Korban ditebas dengan samurai. Penyebabnya, sang kakak berniat pindah rumah setelah menikah. Adiknya Elimar tak terima, sebab sepeninggal orangtuanya, sang kakak lah yang menanggung hidupnya.

Salah seorang warga menceritakan sekilas kronologi kejadian. Katanya, malam sebelum insiden, korban dan sang istri Kristina Siahaan menginap di rumah mertuanya di daerah Pinangsori.

Pasangan ini baru menikah seminggu lalu. Selama ini korban yang bekerja sebagai guru di SMPN setempat tinggal serumah bersama dengan adiknya.

"Baru seminggu yang lalu ini menikah. Kerjanya guru di SMP N 1 di Lumut sana. Tadi malam memang mereka gak tinggal di rumah ini, menginap di rumah mertuanya (korban)," kata pria yang tak ingin namanya disebutkan di rumah duka.

Sementara itu, usai divisum di RSU Pandan, kemarin jenazah Ewin dibawa ke rumah duka di Jalan Sibolga-Padangsidimpuan Lingkungan III itu.

Di sepanjang jalan, istrinya Kristina hanya menangisi kematian suaminya. Dalam tangisnya, Kristina mengungkapkan kekesalannya karena korban pergi meninggalkannya. "Kau tinggalkan aku Pak, siapa lah kawanku Pak," isaknya.

-abang-dibunuh-adik

Masih tak terima dengan kematian sang suami, Kristina berikrar di depan jenazah kalau dirinya tidak akan pernah menikah lagi. "Tidak akan kawin lagi aku Pak. Tidak akan kawin aku. Sayang kalinya aku samamu," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Tapteng AKP Kusnadi, membenarkan kejadian tersebut. Pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 3 yakni melakukan penganiayaan hingga menyebakan kematian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

"Saat ini kita sedang melakukan pendalaman penyeledikan yang bersangkutan. Jadi belum bisa kita simpulkan, masih kita tunggu proses selanjutnya. Sekarang ini alat bukti yang digunakan pelaku sudah ditahan di Polsek Pinangsori," tutupnya. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay