3 Hal Yang Perlu Dilakukan Karyawan Baru

Senin, 14 Maret 2016 18:30
3 Hal Yang Perlu Dilakukan Karyawan BaruIlustrasi karyawan @thesocialmagazine.com
Bagi para karyawan baru, tak jarang mereka merasa bosan dan tidak betah dengan kondisi atau lingkungan baru tersebut lantaran kurangnya beradaptasi.

Belajar beradaptasi baik dengan pekerjaan, atasan atau bahkan kolega atau rekan kerja memang sangat penting. Selain itu berusahalah untuk menjadi karyawan baru dengan kesan pertama yang baik pula.

Dilansir dari US News, ternyata tak hanya itu saja. Berikut 3 cara yang bisa kamu lakukan sebagai seorang karyawan baru:

1. Banyak bertanya

Menjadi seorang karyawan baru pastinya membutuhkan banyak informasi terkait pekerjaan yang harus Anda lakukan, terlebih jika pihak perusahaan tidak memberikan penjelasan rinci terkait hal tersebut.

Untuk itu, tak ada salahnya Anda banyak bertanya pada atasan. Namun pastikan pertanyaan yang Anda lontarkan tak hanya fokus kepada Anda.

Semisal, liburan, waktu istirahat, penaikan gaji. Sebab, pertanyaan itu akan mengirimkan sinyal salah kepada atasan Anda. Untuk pertanyaan semacam itu, Anda bisa mendapatkan jawabannya lewat karyawan lain atau buku peraturan perusahaan.

2. Datang awal, pulang paling akhir

Sepanjang beberapa pekan pertama, setiap orang di perusahaan bakal mengobservasi bagaimana prilaku Anda. Pelajari pola normal waktu bekerja lewat prilaku kerja Anda.

Anda tak harus menjadi orang pertama yang datang ke kantor. Tapi, Anda harus menjadi orang yang datang lebih awal ketimbang karyawan kebanyakan.

Jangan pula menjadi karyawan yang hanya berdiam di tempat kerja. Gunakan waktu untuk bersosialisasi atau menawarkan sedikit bantuan untuk meringankan pekerjaan seseorang.

Sebelum meninggalkan kantor, tak ada salahnya Anda bertanya kepada manajer atau rekan kerja mengenai masih adakah pekerjaan yang harus dilakukan.

3. Sukarela ambil pekerjaan di luar tugas

Jika tak ada satupun karyawan yang bersedia mengambil sebuah proyek atau tugas. Maka tak ada salahnya Anda menawarkan diri menggarap pekerjaan itu.

Namun, pastikan Anda memiliki energi cukup untuk menggarap proyek itu. Ini agar pekerjaan yang sehari-hari menjadi tanggung jawab Anda tak terganggu.

Jika sukses, maka Anda akan memiliki nilai plus di mata atasan dan kolega.
(De)
Komentar