Muslimah Berhijab ini Jadi Staf Khusus Obama di Gedung Putih

Muslimah Berhijab ini Jadi Staf Khusus Obama di Gedung PutihRumana Ahmed @cnnindonesia.com

Siapa sangka jika salah satu anggota tim penasihat keamanan Presiden Amerika Serikat Barack Obama adalah seorang muslimah. Rumana Ahmed menjadi satu dari enam orang muslim yang bekerja di Gedung Putih.

Rumana merupakan pegawai senior yang bekerja untuk penasihat keamanan Presiden Obama.

Muslimah kelahiran Gaithersburg, pinggiran kota Washington DC ini putri dari pasangan suami istri keturunan Bangladesh.

Dia mengaku bekerja di Gedung Putih bukan keinginanan awalnya. Pertama kali masuk sebagai pegawai magang pada 2009. Setahun sebelumnya, Rumana melihat kampanye Obama dan merasa terpanggil untuk bekerja dengan Presiden kulit hitam pertama di AS itu.

muslimah-staf-obama

"Dalam kampanyenya, dia (Obama) mengatakan tentang harapan dan perubahan. Dari pesan yang saya dapat, Presiden bukan tipe yang rasis, dialah yang jadi motivasi saya untuk mengabdikan hidup pada pemerintah dan Amerika Serikat," ucap Rumana, dilansir dari Al Arabiya, Jumat (11/3).

Setelah itu Rumana resmi bekerja di Gedung Putih. Dia dipromosikan menjadi tetap Gedung Putih di bidang komunikasi publik. Rumana bekerja dalam program Champions of Change.

"Setiap hari, saya melihat warga Amerika Serikat semakin maju. Hal ini dimulai dari bagaimana mereka bekerja, ada yang menjadi bagian dari pencegahan kekerasan dari penggunaan senjata, bahkan sampai kesehatan. Warga sebenarnya bekerja sama untuk berbagi dan saling peduli satu sama lain," lanjut dia.

Menjadi seorang muslim, ujar dia, bekerja di Gedung Putih tidak membuatnya minder atau dikucilkan.

"Ini sangat menyenangkan, semuanya baik. Tidak ada yang mengucilkan, tidak ada yang mencemooh, semua saling menghargai satu sama lain," pungkas Rumana.

Nay