Maling Motor Mendadak Mewek Ingat Anak Istrinya

Maling Motor Mendadak Mewek Ingat Anak IstrinyaFeri mengaku menyesal sudah mencuri sepeda motor @kriminalitas.com

Pelaku pencurian sepeda motor, Feri, 26, mendadak menangis sesenggukan karena teringat istri dan anaknya usai ditahan di Mapolsek Bukit Raya.

Dia ditahan berserta barang bukti satu unit sepeda motor dan kunci T.

"Saya ingat anak dan istri pak. anak saya masih kecil sedangkan istri saat ini tengah hamil enam bulan," katanya disela-sela ekspose di halaman Mapolsek Bukit Raya, Jum'at (11/3).

Dalam aksinya, Feri dibantu seorang rekannya. Dari bermula coba-coba, Feri akhirnya berani beraksi seorang diri.

"Saya sempat ikut kawan selama tiga hari. Dari pengalaman itu, saya memberanikan diri melakukan ekseskusi atau mengambil, pak, " terangnya.

Feri mengaku nekat mencuri sepeda motor karena desakan ekonomi. Penghasilannya sebagai sopir oplet tidak mampu mencukupi kebutuhan rumah tangganya.

"Saya pernah membawa angkot, tapi hasilnya tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan hidup. Jadi ada kawan yang menawarkan melakukan untuk pencurian itu (ranmor.red) saya ikut saja, " ujarnya.

Kanitreskrim Polsek Bukit Raya, Ipda Bahari Abdi menyebutkan, pihaknya juga menangkap dua tersangka lain, yaitu Rido (16) serta ‎Debi (30). Mereka ditangkap di Jalan Perum Sidomulyo Jalan Garuda Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru.

"Dari hasil penyelidikan, kita mendapatkan informasi bahwa tersangka berada disebuah rumah di wilayah Marpoyan Damai. Selanjutnya dilakukan penggerebekan dan didapatkan ketiga tersangka," pungkas Abdi,"ujar Abdi.

Feri sendiri sebelumnya pernah berurusan dengan kasus hukum. "Tersangka Feri juga residivis kasus melarikan anak dibawah umur. Yang bersangkutan ditahan pada tahun 2008 silam, " pungkas Abdi.

Nay