Serangan Balik Ahok ke Fadli Zon, Telak! Bikin Terguncang

Serangan Balik Ahok ke Fadli Zon, Telak! Bikin TerguncangFadli Zon dan Donald Trump @tempo.co

Beberapa waktu lalu Wakil Ketua DPR Fadli Zon menuding KPK bekerja sesuai pesanan sebab tidak segera menetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) soal kasus pembelian lahan Sumber Waras. Namun, Ahok rupanya ikut gerah dan memberikan serangan balik.

"Terus bilangin lain kali kalau foto di belakang Donald Trump enggak usah cengar-cengir begitu bilang, malu-maluin tuh mukanya tuh," kata Ahok di Balai Kota, Jumat (11/3)

Seperti diketahui, Fadli Zon sempat menghadiri acara kampanye Donald Trump di Trump Tower, New York City, AS. Tak hanya Fadli, saat itu nampak pula mantan Ketua DPR Setya Novanto.

Di beberapa kesempatan, Fadli Zon kerap memuji Trump dan memberikan dukungannya kepada calon kandidat Presiden AS itu.

"Saya rasa kami menyukainya, karena dia juga berinvestasi di Indonesia. Dia memiliki beberapa proyek di Bali dan Jawa Barat. Trump adalah sahabat Indonesia," ucap Zon.

Yang terbaru, Zon mengomentari kinerja KPK dalam pengusutan dugaan kerugian negara dalam pembelian lahan Sumber Waras. Politikus Gerindra itu yakin Ahok terlibat dalam kasus ini.

"Kalau penyalahgunaan dan tindak korupsi, ini masuk dalam kategori grand corruption atau korupsi besar. Jadi saya heran kok ada pimpinan baru yang sekarang konon mengatakan tidak ada korupsi di situ. Sementara pimpinan lama bicara jelas ada tindak pidana korupsi di situ," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3).

Menanggapi tudingan Fadli tersebut, Ahok menyarakankan agar Fadli Zon memanggil KPK untuk dimintai keterangan.

"Kalau Fadli Zon merasa di KPK enggak pintar dan enggak profesional ya panggil dong, kan yang pilih KPK kan Fadli Zon dan Komisi III. Jadi suruh Fadli Zon yang terhormat, yang terhormat nih jangan nanti tersinggung lagi, anggota dewan yang terhormat, wakil ketua DPR RI mungkin bisa kasih tahu kepada KPK, korupsinya si Ahok tuh lebih besar begitu," kata Ahok, Jumat (11/3). Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay