Benarkah BPJS Bangkrut? Ini Kata Istana

Benarkah BPJS Bangkrut? Ini Kata IstanaDirektur Utama BPJS Fahmi Idris (tengah) @kompas.com

Kabar yang menyebutkan bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bangkrut ditepis oleh Direktur Utama Fahmi Idris. "Isu BPJS collapse itu tidak benar," katanya di Istana Merdeka, Kamis (10/3).

Fahmi menjelaskan, Presiden Jokowi memberi perhatian terhadap masalah ini. Presiden berharap isu bangkrutnya BPJS tidak sampai meresahkan masyarakat. Hingga kini, ujar Fahmi, neraca keuangan BPJS masih sehat.

"Antara pemasukan dan pengeluaran seimbang, no problem," tuturnya.

Sumber keuangan BPJS berasal dari pemasukan dua iuran dan sumber dana lain. Apabila terjadi ketidaksesuaian, masih di bawah rekomendasi Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Dia menjamin kondisi neraca keuangan BPJS 2016 mendekati perkiraan DSJN.

Fahmi berjanji BPJS tidak akan menaikkan iuran sebelum masyarakat merasakan manfaat yang lebih dari pelayanannya. Tak hanya itu, BPJS juga tidak akan mengurangi manfaat yang diberikan supaya tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

"Presiden sampaikan nanti sampai program ini dirasakan manfaatnya dengan baik," ucap dia.

Isu bangkrutnya BPJS ini muncul setelah , Ketua DJSN Chazali H. Situmorang mengatakan kondisi BPJS sedang kritis. Menurut dia, banyak peserta BPJS yang menunggak iuran hingga 2-6 bulan. Untuk mengatasi masalah ini, DJSN mendesak pemerintah memberikan dana talangan sekitar Rp 3,5 triliun. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay