Ngeri, Ini yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Mati

Ngeri, Ini yang Terjadi Pada Tubuh Setelah MatiIlustrasi @unilad.co.uk
Seperti yang tertulis dalam kitab suci umat Islam, setiap makhluk hidup pasti akan merasakan kematian. Berbagai kepercayaan menjelaskan sesuatu yang berbeda pada tubuh manusia setelah mati.

AsapScience menjelaskan proses yang terjadi dari saat kematian hingga fase akhir pembusukan melalui sebuah video. Lebih detil berikut ini penjelasannya:

Beberapa Jam Setelah Mati

Di waktu awal kematian, oksigen dalam tubuh akan habis seketika dan otak berhenti, disusul beberapa organ dan syaraf-syaraf. Adenosin trifosfat (ATP) yang tersisa, yang menyediakan energi untuk hidup, digunakan, dan otot-otot melemas. Hal ini memungkinkan manusia mati masih bisa melakukan buang air besar.

Tubuh orang mati terlihat pucat, disebabkan oleh berhentinya aliran darah. Hal ini semakin jelas terlihat dalam 15-20 menit setelah mati. Jantung mulai berhenti sehingga sirkulasi darah terhenti dan gravitasi menarik semua darah ke bagian darah tubuh.

6 jam setelah kematian organ-organ sel memburuk lantaran tak ada energi dan kalsium yang masuk ke sel otot sehingga otot menjadi kaku. Otot menjadi keras sehingga posisi tubuh tak akan lagi berubah dalam 24 hingga 48 jam. Proses ini disebut dengan rigor mortis.

12 jam setelah kematian, tubuh akan mencapai tingkat perubahan warna maksimal. Proses yang dikenal sebagai livor mortis ini biasanya dimanfaatkan untuk membantu ahli forensik menentukan waktu kematian.

Beberapa Hari Setelahnya

Perlahan-lahan tubuh orang mati akan mengalami pembusukan. Sel di dalam tubuh tertimbun tanpa adanya aliran darah sehingga menimbulkan peningkatan gas karbon dioksida dan tingkat pH jaringan dalam tubuh.

Proses itu akan melemahkan membran sel sehingga terus meletus dan memuntahkan sitosol yang terdiri atas protein dan enzim perusak jaringan yang melapisi seluruh tubuh dengan bantuan lebih dari 100 triliun mikroorganisme.

Setelah itu, bakteri yang tak membutuhkan oksigen untuk hidup, anaerobik akan memakan organ-organ di dalam tubuh. Inilah proses yang menimbulkan bau busuk.

Lalat kemudian bertelur pada jaringan tubuh yang busuk dan langsung menetas menjadi larva dalam sehari. Larva atau belatung ini lalu memakan jaringan yang tersisa hingga mereka tumbuh menjadi semakin besar.

Beberapa Minggu Berikutnya

Belatung mampu memakan 60 persen jaringan tubuh dalam jangka waktu ini yang membuat lubang-lubang melepaskan cairan dan gas pembusukan. 50 hari setelah kematian akan terjadi fermentasi butirat yang kemudian menarik larva, kumbang, protoza dan jamur.

Setahun Setelah Kematian

Semua bagian tubuh yang tersisa akan dimakan tanaman dan hewan dalam jangka waktu satu tahun. Molekul-molekul yang tersisa kemudian akan didaur ulang oleh alam sehingga tubuh manusia benar-benar lenyap.
mks