ISIS Penggal Remaja Suriah Sebab Tak Salat Jumat

ISIS Penggal Remaja Suriah Sebab Tak Salat JumatIlustrasi @rt.com

Kelompok militan ISIS baru saja memenggal seorang remaja karena tidak ikut salat Jumat. Remaja 16 tahun itu berasal dari Kota Jarablus, Suriah.

Korban dieksekusi 24 jam setelah absen tidak salat Jumat pada pekan lalu.

Menurut saksi, remaja itu dibawa ke tanah lapangan dan dieksekusi di depan orang banyak. ISIS mengklaim hukuman sadis itu diperontonkan sebagai peringatan warga muslim lain yang berada di wilayah kekuasaannya.

Sebelum dieksekusi, remaja itu menjalani pengadilan ala ISIS selama beberapa menit.

"Remaja laki-laki itu didakwa murtad dan dipenggal di depan massa di Jarablus pada hari Sabtu," kata pegiat bernama Nasser Taljbini kepada ARA News.

Sementara saksi lain yang meminta agar namanya tak disebutkan menceritakan, "Sebelum dieksekusi, seorang militan membacakan pernyataan dari Pengadilan Syariah ISIS, siapa pun yang tidak salat Jumat di masjid akan mendapat ganjaran serupa."

Peristiwa keji ini terjadi selang beberapa hari setelah ISIS memaksa seorang gadis 12 tahun menembak mati lima orang perempuan dalam proses eksekusi di Provinsi Nineveh, sebelah utara Irak Rabu pekan lalu.

Nay