Korupsi Minyak, Orang Terkaya di Iran Dihukum Mati

Korupsi Minyak, Orang Terkaya di Iran Dihukum MatiBabak Zanjani @rt.com

Miliarder Iran Babak Zanjani divonis hukuman mati karena terbukti melakukan korupsi.

"Zanjani dihukum atas penipuan dan kejahatan ekonomi," kata juru bicara pengadilan pada konferensi pers, dikutip dari laman BBC, Minggu (6/3).

Pengusaha kelas kakap itu ditangkap Desember 2013 dengan tuduhan menggelapkan miliaran pendapatan dari penjualan minyak pemerintah Iran yang disalurkan lewat perusahaannya.

Iran sendiri tak pernah melakukan perdagangan dengan Eropa dan AS selama dikenai sanksi ekonomi. Dan Zanjani berperan sebagai penyalur minyak itu secara diam-diam.

Dia mengaku menggunakan web perusahaan di UAE, Turki, dan Malaysia untuk menjual jutaan barel minyak Iran sejak 2010.

Meski demikian, Zanjani membantah semua tudingan kepadanya. "Saya tidak melakukan kerja poltik apapun, saya hanya melakukan bisnis," ujar dia.

Zanjanji dijebloskan ke penjara sehari setelah Presiden Hassan Rouhani menyerukan perang terhadap kejahatan korupsi.

Sebagai salah satu orang terkaya di Iran, kekayaan Zanjani ditaksir mencapai sekitar US$ 13,5 miliar atau Rp 175,5 triliun.

Nay