Korban Pelecehan di Gereja Kecewa Dengan Paus Fransiskus

Korban Pelecehan di Gereja Kecewa Dengan Paus FransiskusPaus Fransiskus @cnn.com

Sebanyak 15 korban pelecehan oleh pastor di Gereja Katolik Roma kecewa karena mereka gagal bertemu Paus Fransiskus di Vatikan dengan alasan prosedural.

Para korban itu ditolak pihak Vatikan karena tidak memberitahukan kunjungannya lewat jalur yang tepat.

Dengan rasa kecewa, belasan korban itu pulang kembali ke Australia, Minggu (6/3) kemarin.

"Fakta sederhana bahwa itu adalah kekalahan Paus," kata korban Ridsdale mengenai tidak terjadinya pertemuan. "Dia (Paus) mengecewakan. Itu bukan kerugian kami."

Dari laporan Reuters disebutkan, Pell, Bendahara Vatikan, bersaksi soal masalah pelecehan yang terjadi di tubuh gereja Katolik Roma. Kesaksiannya pada Australian Royal Commission, Lembaga Peradilan untuk kasus Pelecehan Seksual Anak yang menimpa ratusan anak pada medio 1960-1990 dianggap merusak nama baik gereja dan pemimpinnya.

Pell mengatakan, gereja salah besar dengan menolak fakta bahwa anak-anak itu dilecehkan dan menyelesaikan masalah ini lewat konseling.

Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, merilis pernyataan mendukung pernyataan Pell.

"Kardinal Pell harus memberikan kesaksian yang tepat bahwa ada gambaran obyektif dan jernih dari kesalahan yang dilakukan di banyak lingkungan gereja, kali ini di Australia, selama dekade terakhir," kata Lombardi.

Nay