Bapak Ibu Berantem, Anaknya Dirantai Tak Diberi Makan

Bapak Ibu Berantem, Anaknya Dirantai Tak Diberi MakanRandi dalam pengawasan kepolisian @tribunnews.com

Kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orangtuanya kembali terjadi di Medan, Sumatera Utara. Korban yang berusia 9 tahun bernama Randi Purba dirantai kaki kanannya dan digembok.

"Kemungkinan sudah berhari-hari anak malang ini dirantai. Dia juga tidak diberi makan," ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Medan Timur, Komisaris Polisi (Kompol) Malau di Medan, Jumat (4/3).

Dugaan polisi, korban dianiaya oleh bapaknya sendiri. Pria itu merantai anaknya karena sering terlibat pertengkaran dengan sang istri.

"Kedua orang tuanya akan kita panggil untuk dimintai keterangan. Kita juga akan mengorek keterangan dari tetangga korban, untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi," katanya.

Saat ini Randi yang bersekolah di SD SD Dorowati kelas 1 ini telah dimandikan dan diberi makan oleh petugas polisi. "Kami akan koordinasi dengan KPAID. Bagaimana nanti ke depan. Jangan pula setelah kami kembalikan, anak ini malah terlantar lagi," kata Malau.

Kabar seorang anak jadi korban kekerasan orangtuanya ini terdengar oleh Camat Medan Perjuangan, Dedi Jamin Putra Harahap. Pihaknya segera menyambangi Polsekta Medan Timur dan berjanji akan memberi bantuan kepada bocah itu.

"Anak ini sudah lama tidak sekolah. Ke depan kami akan mengupayakan bagaimana korban bisa sekolah lagi. Apa yang bisa kami bantu dari kecamatan, nanti akan kami sampaikan," kata Dedi.

Selain itu, Dedi mendapat laporan jika Randi dirantai karena terlalu nakal. Meski demikian, pihaknya akan memantau perkembangan korban.

"Kami akan mengecek bagaimana kondisi dan situasi keluarga mereka. Karena selama ini, anak tersebut tidak ditanggungjawabi oleh orangtuanya," ungkap Dedi. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay