Ikhlas Bantu Murid, Guru SMP Bekasi Jual Ginjal Rp 2 Miliar

Ikhlas Bantu Murid, Guru SMP Bekasi Jual Ginjal Rp 2 MiliarAdi berharap pemerintah memberikan bantuan kepada sekolahnya @jpnn.com

Seorang guru bernama Adi Supriadi yang mengajar di sebuah SMP di Samudrajaya, Kecamatan Tarumajaya, Bekasi berniat menjual ginjalnya dengan harga Rp 2 miliar. Adi menjual ginjalnya bukan karena masalah ekonomi, melainkan ada niat mulia di balik keputusannya itu.

Adi menjual ginjalnya karena ingin memastikan semua muridnya lulus dari sekolah yang dia rintis sejak 2009 lalu.

"Dengan cara seperti itu saya ingin bantu mereka. Saya nanti bisa bantu anak didik saya melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Soalnya, banyak di sini selepas lulus SMP tidak melanjutkan pendidikan ke SMA," kata Adi.

"Dari 18 siswa yang lulus SMP, yang lanjut (tahun kemarin, red) cuma tujuh. Tahun ini 16 orang kelas IX yang mau lulus. Banyak yang tidak bisa melanjutkan karena terbentur biaya," lanjut pria lulusan at-Taqwa tersebut.

Adi berharap dengan memasang jual ginjal, pihak pemerintah memperhatikan dan memberikan bantuan.

"Harapan saya pak menteri pendidikan, pak presiden bisa melihat keadaan kami. Banyak dari murid kami yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena ketidakberdayaan orang tua," ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

"Di sini (Desa Samudrajaya, red) jauh dari sekolah. Hanya ada SD, itu pun jauh. SMP dan SMA susah di sini. Kami di sini berusaha mengadakan SMP ini. Kami tetap berjuang dan kuat. Mudah-mudahan dapat dibantu," kata Adi sambil menyeka air mata.

Sejauh ini, ujar Adi, sudah ada lima orang yang menawar iklan jual ginjalnya tersebut.

"Udah ada 5 lah yang nawar. Enggak ada yang nelpon, tapi masuk ke inbox. Mereka nawar," jelasnya.

Rencananya, uang hasil penjualan ginjal itu dia gunakan untuk membangun gedung baru dan mendirikan SMA. Selain itu, dana tersebut juga dia gunakan untuk membantu para muridnya melanjutkan pendidikan di bangku SMA. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay