Koper Penumpang Hilang, Lion Air Dihukum Membayar Rp 38 Juta

Koper Penumpang Hilang, Lion Air Dihukum Membayar Rp 38 JutaIlustrasi @tribunnews.com

Maskapai Lion Air dihukum membayar Rp 38 juta atas kehilangan koper penumpangnya bernama Robert Mangatas Silotonga.

Kasus ini terjadi 12 Juli 2011. Saat itu Robert dan istrinya, Ruth Elin Pujiati terbang dari Polonia Medan dengan transit terlebih dulu di Jakarta.

Sesampainya di Semarang, dari tiga koper yang dititipkan, hanya 2 koper yang kembali. Robert melaporkan kejadian itu ke Manajemen Lion Air. Setelah sebulan tak ada kabar, Robert mengajukan gugatan atas raibnya koper itu beserta isinya senilai Rp 19 juta.

Pengadilan Negeri Semarang mengabulkan gugatan Robert dan menghukum Lion Air membayar kerugian materil Rp 19 juta dan immateril Rp 19 juta atau total Rp 38 juta. Putusan ini dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Semarang pada 24 Oktober 2012.

Langkah terakhir yang ditempuh Lion Air dengan kasasi ke Mahkamah Agung juga ditolak.

"Menolak permohonan PK pemohon PT Maskapai Lion Air Jakarta cq PT Maskapai Lion Air Cabang Semarang," demikian putus MA yang dikutip dari buku Laporan Tahunan MA, Kamis (3/3).

Atas vonis itu, Lion Air mematuhi putusan dan siap melaksanakannya.

"Kalau sudah putusan MA seperti itu, kita pasti taati dan laksanakan," kata Corporate Lawyer Lion Air Group, Dr Harris Arthur Hedar. Demikian dilansir dari Detik.

Nay