Menpora Bersedia Cabut Pembekuan PSSI, Tapi Ada Syaratnya

Kamis, 03 Maret 2016 10:15
Menpora Bersedia Cabut Pembekuan PSSI, Tapi Ada SyaratnyaMenpora Imam Nahrawi @tribunnews.com

Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi bersedia mencabut pembekuan PSSI. Namun, dia menegaskan ada 9 syarat yang ditetapkan, termasuk keharusan federasi taat pada sistem hukum nasional.

Hal tersebut muncul ke permukaan dalam Rapat Kerja Kemenpora dengan Komisi X DPR RI di DPR, Rabu (2/3), dilansir dari Detik.

"Sebisa mungkin harus bisa dijalankan. Namun, sebenarnya bagaimana percaya, satu syarat KLB saja yang kami ajukan belum bisa dijalankan," kata Menpora Imam Nahrawi.

Imam juga menyatakan sebenarnya syarat yang diajukan itu sudah diketahui Agum Gumelar, Ketua Komite Ad Hoc. Menurut Imam, respons Agum saat itu kurang yakin PSSI bisa mewujudkan semua syarat tersebut.

Berikut 9 syarat Kemenpora pada PSSI:

1. Menjamin eksistensi atau kehadiran pemerintah dalam tata kelola persepakbolaan nasional yang dilakukan oleh PSSI melalui pengawasa dan pengendalian yang ketat oleh pemerintah.

2. Menjamin adanya sistem pelaporan dan pertanggungjawaban PSSI kepada AFC dan FIFA, bahwa keterlibatan pemerintah dalam perbaikan tata kelola sepakbola nasional di PSSI merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dan bukan sebagai bentuk intervensi pemerintah.

3. Mengedepankan ketaatan terhadap sistem hukum nasional.

4. PSSI berkomitmen secara konsisten terhadap perbaikan tata kelola sepakbola untuk kepentingan peningkatan prestasi olahraga sepakbola nasional.

5. Menjamin adanya keterbukaan informasi publik yang akuntabel dalam bentuk pelaporan atau publikasi.

6. Menjamin terselenggaranya pola pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang profesional, berkualitas, serta transparan.

7. Menjamin tidak adanya pengaturan skor dan pola kartel dalam pengelolaan persepakbolaan nasional serta pemenuhan jaminan perlindungan bagi pelaku olahraga profesional.

8. Menjamin bagi tercapainya prestasi tim nasional sebagai juara satu dalam event : 1) Piala AFF tahun 2016; 2) SEA Games tahun 2017 ; 3) Lolos Pra Kualifikasi Piala Dunia tahun 2018; dan 4) Asian Games XVIII tahun 2018;

9. Mempercepat diselenggarakannya Kongres Luar Biasa (KLB) sesuai yang diharapkan pemerintah dengan tetap memperhatikan statuta FIFA paling lambat harus dilaksanakan akhir bulan April 2016.

(Nay)
Komentar