Anggota Parlemen Kulit Hitam Dikira Petugas Kebersihan Diusir

Anggota Parlemen Kulit Hitam Dikira Petugas Kebersihan DiusirDawn Butler @cnn.com

Dawn Butler, seorang anggota parlemen Inggris menjadi korban rasisme. Dia disangka petugas kebersihan karena berkulit hitam. Saat itu Dawn diusir dari dalam lift oleh anggota parlemen lainnya.

"Lift ini bukan untuk petugas pembersih, ya," kata seorang anggota anggota Majelis Rendah yang tak disebutkan namanya.

Anggota parlemen dari Partai Buruh itu mengatakan, hal itu hanya sebagian dari tindakan rasis yang dia alami.

Kasus yang dialami Dawn ini mendapat perhatian Mantan Wali Kota London Ken Livingstone, dia mengatakan, bahwa apa yang dialami oleh Dawn adalah sebuah kekonyolan.

Dawn Butler adalah putri seorang imigran Jamaika. Dia lantas menceritakan perlakuan rasis lain yang pernah dia alami.

Pada tahun 2008, Dawn menulis untuk Fawcett Society. Kala itu dia ditegur oleh mantan menteri terkait izinnya memasuki kawasan khusus bagi anggota parlemen di teras.

Setelah Dawn menjadi anggota parlemen, dia mengatakan, "Sekarang ini siapa saja bisa masuk (jadi anggota parlemen)." Demikian dilansir dari BBC Indonesia, Rabu (2/3).

Nay