Anak Buah Prabowo Ragukan Jumlah KTP Ahok, Siap Terjun dari Monas

Anak Buah Prabowo Ragukan Jumlah KTP Ahok, Siap Terjun dari MonasHabiburokhman @liputan6.com

Politikus Partai Gerindra Habiburokhman meragukan jumlah KTP yang dikumpulkan relawan Ahok, atau Teman Ahok sebagai syarat maju Pilgub DKI 2017 lewat jalur independen alias non partai.

Lewat Twitternya, Habiburokhman yang menduduki posisi Ketua Bidang Advokasi Dewan Pimpinan Pusat Gerindra itu mengeluarkan sesumbar yang fantastis.

"Saya berani terjun bebas dari Puncak Monas kalau KTP dukung Ahok beneran cukup untuk nyalon," ujarnya, Jumat (26/2).

Selain cuitan tersebut, anak buah Prabowo ini juga mengeluarkan 11 rangkaian tweet lain yang mempersoalkan jumlah KTP untuk Ahok.

"Saya sudah yakin yang akan ramai adalah tweet ke-12, tapi intinya seharusnya Ahok maju sebagai calon independen saja kalau KTP-nya cukup, jangan maju lewat parpol (partai politik)," kata Habiburokhman.

Sesumbar Habiburokhman ini tak pelak seperti tren di kalangan politikus tanah air. Pasalnya, publik masih ingat dengan janji Anas Urbaningrum beberapa tahun lalu soal kasus korupsi Hambalang. Saat itu Anas mengatakan apabila korupsi satu rupiah saja, dia sepakat untuk digantung di Monas.

Tak ayal pernyataan sembrono Habiburokhman itu pun menjadi polemik di media sosial.

"Lg ngetrend mau loncat dr Monas,dulu aja yg mau digantung cma cari sensasi,numpang ngetop yah itu politikus?" ujar @muhyadi007.

Sementara @Varenz45 menuliskan, "Dulu katanya ada yg "gantung di Monas" tapi ga terealisasi..

Skrg kalo "lompat dari Monas", kira2 terealisasi ga ya??"

Perlu diketahui, untuk maju lewat jalur independen, Ahok harus memenuhi syarat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), yaitu mengumpulkan dukungan minimal 7,5 persen dari total daftar pemilih di DKI Jakarta atau sekitar 532.210 pemilih. Sementara saat ini Teman Ahok mengklaim sudah mengumpulkan 745.716 KTP. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay