Usai Gerhana Matahari Total, Indonesia Juga Kehadiran Gerhana Bulan

Usai Gerhana Matahari Total, Indonesia Juga Kehadiran Gerhana BulanGerhana Bulan @abc7news.com
Bulan Maret akan menjadi masa di mana terjadi banyak fenomena alam, salah satu yang dinanti adalah Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada tanggal 9. Namun ada fenomena alam lainnya yang tak kalah menarik di bulan tersebut, yakni Gerhana Bulan.

Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin mengatakan jika Gerhana Bulan akan terjadi 14 hari setelah terjadinya Gerhana Matahari Total. "Ya (terjadi), Gerhana Bulan Penumbra atau tidak terlalu jelas bayangan Bumi, pada 23 Maret 2016," ujarnya.

Ia juga menjelaskan jika fenomena Gerhana Bulan ini akan terlihat di wilayah Indonesia, di Asia Timur sampai Pasifik. Selain itu Thomas menjelaskan bahwa dua kejadian ini tidak akan memiliki dampak berarti pada Bumi, "Tidak berdampak pada Bumi, selain yang biasa terjadi terkait dengan pasang surut laut," lanjutnya.

Gerhana Bulan sendiri terjadi ketika bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Hal ini terjadi ketika Bumi berada di antara matahari dan bulan dalam satu garis lurus yang sama, sehingga cahaya matahari yang menuju bulan terhalang Bumi.

Sementara itu Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat bulan tepat berada di bayangan penumbra atau bayangan yang tidak terlalu jelas dari Bumi. Kondisi itu akan membuat bulan tampak redup. Namun biasaya fenomena ini hanya bisa dilihat dengan alat khusus dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.
mks