Polres Klaten Minta Maaf ke Ibu-ibu Korban Pemukulan Polisi

Polres Klaten Minta Maaf ke Ibu-ibu Korban Pemukulan PolisiPerwakilan Polres Klaten mendatangi korban pemukulan @krjogja.com

Awal pekan lalu, seorang anggota Polres Klaten bernama Iptu Sriyanto melakukan pemukulan terhadap warga bernama Wiwin Sulistyowati (32). Korban yang tak terima dipukul kepalanya langsung memperkarakan kasus ini.

Peristiwa pemukulan ini dialami korban dalam razia kendaraan bermotor, Senin (15/2) lalu.

Menurut suami Wiwin, Sarip Nurochman, laporan dibuat tak lama setelah kejadian dialami istrinya.

"Laporannya pada sore hari, kejadiannya pada pagi hari, terus siang hari istirahat sebentar kemudian periksa ke rumah sakit karena merasa pusing, lalu melaporkannya pada sore hari," kata warga Dukuh Jurugan, Desa Trunuh Kecamatan Klaten Selatan itu.

Kabar polisi arogan yang bertindak sewenang-wenang ini pun menjadi viral di sosial media. Netizen mencemooh dan mengutuk polisi yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat itu.

Pihak Polres Klaten, melalui akun Facebook resminya mengkonfirmasi jika Iptu Sriyanto sudah diperiksa oleh Propam. Sementara itu, Polres Klaten juga melakukan mediasi dengan kedua belah pihak.

polres-klaten-meminta-maaf

Dalam status yang diunggah itu, Polres Klaten juga menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya.

"Atas kejadiaan tersebut kami keluarga besar Polres Klaten meminta maaf yang sebesar-besarnya. Kami berharap kejadian ini tidak lagi terulang serta kami mengucapkan terimakasih atas masukan dan kritikan yang disampaikan kepada kami."

"Kami memastikan bahwa proses disiplin terhadap anggota yang melakukan pelanggaran akan berjalan. Kanit Propam juga telah memberikan statement bahwa proses disiplin pasti dijalankan."

Nay