Polisi Sakit Mental Tega Mutilasi 2 Anaknya Saat Tidur

Polisi Sakit Mental Tega Mutilasi 2 Anaknya Saat TidurBrigadir Petrus Bakus @tribunnews.com

Anggota Sat Intelkam Polres Melawi, Kalimantan Barat, Brigadir Petrus Bakus membunuh kedua anaknya dengan keji di rumahnya. Dia diduga menderita penyakit mental yang menyerang otak dinamakan schizophrenia.

Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Arianto mengatakan, pelaku mengaku mendapat bisikan makhlu halus.

"Sejak seminggu ini suaminya sering marah-marah sendiri di rumah seperti ada makhluk halus yang mendatangi, dan bercerita sering mendapat bisikan," ujarnya berdasarkan keterangan sang istri, Windri, Jumat (26/2).

Pelaku menghabisi kedua anaknya pada Kamis (25/2) malam di Asrama Polres Melawi. Saat kejadian, istri dan kedua anaknya sedang tidur.

Istri pelaku, Windri saat ini diamankan oleh petugas. Sementara polisi masih mengamankan TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Schizophrenia adalah penyakit otak kronik, yang menyebabkan kinerja otak tidak berfungsi dengan baik. Pada pria, biasanya terjadi pada akhir atau awal 20-an, sedangkan wanita saat umur 20-an tahun sampai awal 30-an tahun.

Pengidap penyakit ini, biasanya mengalami gejala seperti mendengar suara di dalam kepalanya. Atau di tingkat lanjut, pengidap percaya bahwa orang lain bisa membaca pikiran dan mengontrol mereka. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay