Klinik Aborsi di Menteng, Janin Diblender Lalu Dibuang ke Toilet

Klinik Aborsi di Menteng, Janin Diblender Lalu Dibuang ke ToiletIlustrasi @tribunnews.com

Polisi dari Subdit Sumdaling Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar praktik 2 klinik aborsi di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (19/2) lalu.

Dari kedua tempat itu, polisi mengamankan 7 orang dan menetapkannya sebagai tersangka.

Klinik pertama berada di Jalan Cimandiri No.7, RT 6/4, Kelurahan Kenari, Kecamatan Menteng, Jakarta. Sementara klinik kedua di Jalan Cisadane No.19, RT 4/2, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Adi Vivid, menjelaskan, kedua klinik ini mengeluarkan dengan paksa janin dari rahim ibu, selanjutnya jabang bayi itu diblender supaya mudah dibuang dan tak perlu dikubur.

"Janin yang masih berisi bongkahan daging kecil dan masih muat dibuang di kloset maka akan langsung dibuang dengan didorong air. Kalau tidak muat di lubang kloset di blender," katanya.

Setelah hancur barulah janin dibuang ke dalam kloset.

Untuk mencari barang bukti sisa janin blenderan itu, pihaknya membongkar septic tank kedua klinik aborsi itu.

Kedua klinik itu buka sejak 5 tahun lalu. Saban hari, ada 5 orang pasien yang menjalani aborsi. Tarif aboris berfariasi. Untuk aborsi janin berusia dibawah 3 bulan adalah Rp 3 juta‎. Sementara janin di atas 3 bulan bisa dihargai Rp 6 juta untuk mengaborsinya. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay