Ahok Ngamuk Anak Buah Masih Suka Tilep Sisa Anggaran

Ahok Ngamuk Anak Buah Masih Suka Tilep Sisa AnggaranGubernur Ahok @kompas.com

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok geram dengan sejumlah oknum PNS yang tidak menyetor uang sisa anggaran. Orang nomor satu di DKI itu mengancam akan menjadikan camat, lurah hingga camat sebagai staf.

"Ya masih ada lah. Sisa uang bagi-bagi. Sisa uang yang buat masyarakat enggak dibalikin, diatur atur. Udah kita tangkep ini," kata Ahok di Balai Kota usai melantik puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Rabu (24/2).

Ahok meminta Wali Kota tidak pasang badan melindungi anak buahnya yang melakukan pelanggaran tersebut.

"Saya minta wali kota tidak melindungi anak buahnya, kalau tidak mau saya stafkan juga."

Ahok menjelaskan, meski saat ini pembelanjaan Pemprov DKI tidak menggunakan transaksi non cash, namun masih ada celah yang digunakan oleh oknum lurah untuk mengambil keuntungan pribadi. Salah satu triknya dengan meminta uang kepada penerima anggaran yang telah menerima pembayaran.

"Kan non cash dia keluarin, minta sama orang balikin, macem-macem. udahlah maling juga," ujarnya.

Seperti diketahui, Rabu kemarin Ahok melantik sejumlah pejabat di lingkaran Balaikota.

Agus suradika - Kepala BKD

Jupan Royter - Wakil Kasatpol PP menggantikan Kepala Satpol PP - Kukuh Hadi Santosa

Ahmad Ghazali - Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Sekretariat digantikan oleh Hendra Hidayat - Kepala Bagian Protokol Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta

Asisten Deputi Gubernur Bidang Pariwisata - Deli Indrayanti digantikan oleh Endi Aldi - Asisten Bidang Ekonomi Wali Kota Jakarta Barat

Yani Wahyu - Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) menggantikan Jupan Royter - Wakil Kasatpol PP

Sunardi Sinaga - Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Perparkiran digantikan oleh Tiodor Sianturi - Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat.

Nay