Akhirnya Facebook Sediakan Reactions

Akhirnya Facebook Sediakan ReactionsFacebook Reactions @thedrum.com
Setelah dirumorkan akan hadir beberapa waktu lalu, fitur Reactions Facebook akhirnya resmi dirilis. Artinya setiap pengguna Facebook kini tidak hanya bisa memberi 'like', melainkan juga memberikan sebuah emosi.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg dalam status di Facebook pribadinya mengatakan, "Tidak setiap kejadian yang Anda bagikan di Facebook adalah momen bahagia. Terkadang, Anda ingin berbagai momen yang menyedihkan atau menyebalkan."

"Kami telah diminta untuk membuat tombol 'dislike' selama bertahun-tahun, tapi bukan karena masyarakat ingin memberitahu teman mereka bahwa mereka tidak suka dengan apa yang mereka unggah. Masyarakat ingin dapat menunjukkan empati dan emosi lain," lanjutnya.

Fitur Reactions ini nantinya akan menampilkan 5 reaksi berbeda, yakni Love, Haha, Wow, Sad, dan Angry. Love adalah reaksi yang sampai saat ini paling populer menurut Zuckerberg.



Masing-masing reaksi memiliki arti sendiri. Apa itu?

Love. Zuckerberg mengatakan, "Saya ingin benar-benar membuatnya mudah bagi orang untuk memberikan jenis lain umpan balik dari tombol suka di News Feed."

Tom Alison, engineering manager Facebook mengatakan jika terkadang seorang teman ingin berbagi posting tentang tragedi atau sesuatu yang mengganggu mereka. Contohnya, jika seseorang ingin menyukai sebuah postingan tapi tidak ditujukan untuk setuju pada postingan tersebut, maka pengguna tersebut bisa menggunakan tanda Love.

Wow. Facebook melihat banyaknya postingan di News Feed yang tidak dapat dipersepsikan dengan jauh lebih akurat dari apa yang dirasakan oleh pengguna lain. Hal inilah yang menjadi dasar Facebook untuk menggunakan reaksi Wow.

"Jika seseorang menggunakan Reaksi, kita akan menyimpulkan mereka ingin melihat lebih banyak dari jenis posting. dan Wow adalah salah satu reaksi yang bisa menjadi pertimbangan pada sebuah postingan.

Haha. Komentar 'Lol' ditemukan sangat banyak oleh Facebook sehingga mereka berpikir bahwa mereka sebenarnya mempunyai cara yang lebih mudah untuk menyampaikan 'Lol'.

Dengan hadirnya reaksi 'Haha' ini, pengguna bisa lebih mudah untuk menghubungkan seluruh hambatan bahasa yang bertujuan untuk menunjukkan bahwa seorang pengguna terhibur dengan sebuah postingan.

Sedih. Tak sedikit pengguna yang tak bisa berkata-kata jika melihat sebuah postingan menyedihkan. Bahkan mereka terkadang hanya menggunakan emoticon sedih untuk mengekspresikan kesedihan mereka terhadap sebuah postingan.

Namun, hadirnya reaksi sedih ini membuat pengguna jauh lebih mampu menunjukkan ekspresi mereka.

Marah. Merupakan tombol pengganti dari dislike yang sebenarnya lebih banyak diminta oleh pengguna Facebook. Mark Zuckerberg melihat bahwa tombol dislike tidak akan membuat masalah pengguna selesai, untuk itulah Facebook kemudian menghadirkan reaksi Marah ini bersamaan dengan reaksi lainnya yang bisa menggambarkan lebih banyak ekspresi, tidak hanya sedekar dislike.

Product Manager Facebook, Sammi Krug mengatakan jika Facebook telah melakukan riset mendalam di berbagai negara sebelum akhirnya meluncurkan Facebook Reactions. Riset ini dilakukan dengan tujuan mengetahui apa yang ingin orang-orang sampaikan pada sebuah postingan.



Reactions tidak hanya bisa digunakan pada Facebook mobile, melainkan juga Facebook desktop. Anda cukup membiarkan kursor mouse di atas tombol like pada desktop dan menekan serta menahan tombol Like pada Facebook mobile.
mks