Ajaran Menyimpang Persekutuan Oikomene Kasih, Jemaat Diminta Ceraikan Suami

Ajaran Menyimpang Persekutuan Oikomene Kasih, Jemaat Diminta Ceraikan SuamiIlustrasi @tribunnews.com

Umat Nasrani di Surabaya, Jatim diresahkan dengan kemunculan sekte Persekutuan Doa (PD) Oikomene Kasih. Persekutuan ini dinilai menyimpang sebab sang pemimpin, Deborah Hilmy meminta para jemaatnya menceraikan suami sahnya sebab perintah Tuhan.

Ironisnya, suami para jemaat yang sudah diceraikan itu kemudian dinikahi oleh Debora. Padahal, usia mereka terpaut jauh.

Ajaran ganjil lainnya, Deborah memerintahkan anak-anak anggota jemaatnya untuk membangkang dan melawan orangtuanya sendiri.

Karena dinilai meresahkan dengan ajaran yang tak sesuai Kekristenan, sejumlah pastor dan jemaat gereja di Surabaya melapor ke Kantor Badan Musyawarah Antargereja (Bamag) Surabaya, Jalan Nginden Intan Timur II/2, Rabu (24/2).

Pendeta Yasin Yohanes, mengatakan, banyak anggota jemaatnya yang bergabung dengan PD Oikomene Kasih, namun justru menjadi polemik di kalangan umat Kristiani Surabaya.

"Saya melihat, jemaat yang mengikuti Persekutuan Doa (Oikomene Kasih) ini, suami-istri bebas diceraikan atas nama Tuhan," kata Yasin di Kantor Bamag Surabaya.

Yasin menegaskan, perceraian tidak boleh dilakukan atas alasan apapun.

"Kehidupan suami-istri diwarnai pertengkaran, tapi perceraian dilarang di dalam Kitab Injil, tapi kalau perceraian didasari atas perintah Tuhan, ini kan menyimpang," sambung Yasin.

Sementara itu, Ketua Bamag Surabaya, Pendeta Sudi Dharma mengatakan, hasil penyelidikan yang dilakukan menunjukan ada penyimpangan dalam ajaran Deborah.

"Memang ada banyak aliran, tapi sumbernya harus satu, yaitu Alkitab. Kitab Injil perjanjian lama dan perjanjian baru. Ketika ada satu kelompok Persekutuan Doa, tapi sudah menimbulkan keresahan, ini tidak benar," kata Sudi.

Sudi menambahkan, Bamag sebagai lembaga yang bertugas menjaga hubungan antara gereja, antar umat dan pemerintah berkepentingan memberi penjelasan terkait ajaran PD Oikomene Kasih.

"Kami tidak menyebutnya sebagai ajaran sesat, tapi jelas bertentangan dengan Alkitab. Sehingga menimbulkan pertentangan dan keresahan. Pertimbangan lain, kami menyadari, di akhir zaman muncul apa yang disebut penyesatan, guru-guru palsu. Bamag tidak pernah memberi izin PD Oikomene Kasih, dan kami baru tahu minggu kemarin," ucap Sudi.

Pihaknya segera mengontak Kementerian Agama dan Bakesbanglinmas Kota Surabaya, sebab masih akan menentukan sikapnya.

"Kami akan segera mengambil sikap. Tentu, kami juga harus berkoordinasi dengan Kemenang dan Bakesbang lebih dulu," tutup Sudi.

Nay