Meme Samarinda Kota Jukir Sindir Jukir Liar & Pemerintah

Rabu, 24 Februari 2016 09:15
Meme Samarinda Kota Jukir Sindir Jukir Liar & PemerintahMeme Samarinda Kota Jukir @twitter.com
Hampir sepekan terakhir, juru parkir liar kian meresahkan di kota Samarinda Kalimantan Timur. Hal ini karena mereka mengenakan tarif parkir seenaknya dengan bervariasi mulai Rp 2.000-3.000 untuk roda dua. Sementara roda empat dipungut hampir Rp 5.000.

Hal ini membuat netizen semakin geram, alhasil para netter meluapkan kekesalan mereka dengan memunculkan meme-meme sindiran untuk para jukir liar dan pemerintah kota di jejaring media sosial.

Seperti mengganti tulisan monumen pesut menjadi 'Plaza Monumen Juru Parkir Liar Selamat Datang'. Munculnya meme bernuansa lelucon itu, juga menjadi perbincangan warga Samarinda.

"Meme yang ada ini memang lucu. Ini sindiran langsung ke juru parkir liar dan pemerintah kota menangani juru parkir yang memang meresahkan," kata warga Jalan Biawan, Feri Setiawan, dikutip dari merdeka.com.

Seperti yang dialami warga bernama Feri, ia kerap kali diminta membayar parkir dengan tarif seenaknya bahkan dengan nada mengancam.

"Bahkan di Samarinda, tempat mesin ATM saja ada juru parkirnya. Padahal itu ada di kantor bank, mungut duit parkir pagi, siang, sore dan malam," keluhnya.

Sementara warga lainnya yang bernama Wahyu juga turut mengatakan kekesalannya terhadap para jukir liar. "Dikasih Rp 10.000 berharap kembali Rp 8.000. Ini kembaliannya malah Rp 4.000. Itu parkir di toko mini market, yang sebenarnya bebas parkir. Kalau tidak diminta kembaliannya, ya nggak dikasih sama juru parkir," ujar Wahyu.

Tak hanya itu saja, Amrullah, warga Jalan Dr Seotomo menambahkan, tidak menjadi soal kalau memang dipungut parkir Rp 2.000, asalkan juru parkir liar benar-benar bekerja mengatur letak kendaraan parkir, menjaga motor yang tengah diparkir.

"Tapi ini juru parkir cuma santai, tiba-tiba saya didatangi, minta duit parkir. Padahal motor berantakan, tidak ditata. Enak banget. Yang repot, kalau misalnya tidak kita kasih, kita diminta pemerintah segera lapor kalau ada jukir liar seperti itu. Ya keburu kita dihantam jukir liar. Kasihan kalau perempuan atau ibu-ibu," ungkap Amrullah.

Sementara dilansir dari Merdeka.com, juru parkir liar memang semakin menjamur seperti di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH Abdul Khalid, hingga di Jalan KH Abul Hasan. Bahkan, di kawasan hijau Tepian Mahakam Jalan Gadjah Mada, juru parkir liar pun berseliweran.

Berikut meme-meme Samarinda kota jukir yang menyindir para jukir liar dan pemerinta kota:
(De)
Klik foto untuk melihat ukuran besar
Komentar