Sindikat Penipu Lewat Toko Online Raup Rp 10 Miliar!

Sindikat Penipu Lewat Toko Online Raup Rp 10 Miliar!Ilustrasi tahanan @viva.co.id
Lima orang yang tergabung dalam sebuah kelompok penipu akhirnya ditangkap oleh Tim Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Sindikat yang beroperasi di Sidrap, Sulawesi Selatan melalui toko online ini dikatakan telah berhasil meraih puluhan miliar.

Mereka tidak hanya menggunakan satu toko online demi mendapatkan keuntungan yang melimpah, melainkan banyak platform, seperti Kaskus, Tokopedia, OLX, serta Bukalapak.

Dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun, penjahat dunia maya ini mampu mendapatkan uang haram sampai dengan Rp 10,1 miliar.

Cara kerja mereka adalah dengan membuat akun palsu yang nantinya digunakan untuk mengelabuhi korban. Kemudian, mereka menawarkan beberapa produk yang dijual, mulai dari barang elektronik, motor, jam tangan, hingga batu akik yang sebenarnya tidak ada.

Setelah tergiur, korban pada akhirnya akan melakukan transfer sejumlah uang pada akun palsu tadi, korban pun tidak pernah menerima barang yang mereka pesan lewat toko online itu.

Direskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Mujiono mengatakan, "Setelah ditransfer sejumlah uang, mereka tidak mengirimkan barang yang telah disepakati kepada korbannya, karena memang barang-barang tersebut sebenarnya tidak ada."

Kelima pelaku memiliki peran yang berbeda. Dua diantaranya bertugas mencari korban, satu lagi bertugas memeriksa saldo dan membagikan uang, sementara dua lainnya masing-masing berperan sebagai penyedia rekening dan berkomunikasi dengan korban.

Beberapa barang yang disita dari kelima pelaku ini berupa 1 unit mobil Honda CR-V, 1 unit mobil Honda Freed, 1 unit mobil Daihatsu Grand Max, 1 unit sepeda motor, serta barang bukti lainnya berupa beberapa kartu ATM serta puluhan rekening bank.

Pelaku penipuan lewat toko online ini akan dijerat dengan pasal ITE dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan ancaman lebih dari 15 tahun kurungan penjara.
mks