Baru, BNN Temukan Narkotika Jenis FUB-AMB

Baru, BNN Temukan Narkotika Jenis FUB-AMBIlustrasi BNN tunjukkan jenis narkoba @analisadaily.com
Balai laboratorium BNN pada (17/2) kemrin berhasil mengidentifikasi Narkotika jenis baru yaitu FUB-AMB yang masuk ke dalam golongan synthetic cannabinoid.

Kepala Humas BNN, Kombes Pol Slamet Pribadi menjelaskan, Narkotika jenis baru atau new psychoactive substances (NPS) adalah tembakau biasa yang disemprot zat synthetic cannabinoid. Dimana pengguna akan mengakami sifat halusinogen.

"Karena memiliki sifat halusinogen, pemakainya akan terhalusinasi dengan input-input tertentu sehingga memunculkan perilaku." ujar Slamet Pribadi.

Sebagai contoh, Slamet turut mencontohkan ketika sedang mengemudi, pemakai bisa mengerem mendadak karena merasa menerima bisikan. "Seperti ada suara yang membuat si pengemudi tahu-tahu menginjak rem mendadak atau mendadak tancap gas. Padahal tidak apa-apa. Ujung-ujungnya bisa kecelakaan," kata Slamet, dikutip dari liputan6.com.

Bahkan pengguna Narkotika jenis ini juga akan melihat warna acak, pola, peristiwa, dan melihat sesuatu yang tidak ada seolah tampak nyata.

Menurut Slamet, ini semua karena sifat halusinogen yang dapat mengubah perasaan, pikiran, dan dapat menciptakan daya pandang berbeda sehingga mengganggu seluruh perasaan.

Untuk ciri-ciri pemakai Narkotika jenis baru ini adalah malas mandi dan maunya tidur saja. Jika tidak segera dihentikan, dalam jangka panjang bisa menyebabkan kecanduan dan kematian.

Sayangnya, Narkotika jenis baru ini masih belum masuk ke dalam Undang-Undang Narkotika. Sehingga pemakainya akan dijerat menggunakan Undang-Undang Kesehatan.

"Hukumannya ringan. Saya kurang tahu berapa lama, karena ini wewenang Polri dan Kementerian Kesehatan," kata Slamet Pribadi menekan.
De