Jokowi Minta Twitter Bantu Indonesia Lawan Teroris Lewat Sosmed

Jokowi Minta Twitter Bantu Indonesia Lawan Teroris Lewat SosmedPresiden Jokowi saat berkunjung ke kantor Twitter @viva.co.id
Dalam kesempatan kunjungan ke kantor Twitter, Rabu (17/2) kemarin, Presiden Jokowi menyampaikan idenya melawan teroris dan kelompok ektremis lainnya dengan menggunakan media sosial.

Penggunaan media sosial sebagai alat perang melawan teroris menurutnya bisa menjadi langkah yang tepat karena penyebaran propaganda selama ini banyak beredar di internet.

Presiden Jokowi mengatakan idenya kepada CEO Twitter, Jack Dorsey dengan harapan platform tersebut bersedia bekerjasama dengan pemerintah Indonesia untuk menyebarkan pesan-pesan kemanusiaan.

Presiden Jokowi mengatakan jika media sosial juga bisa menjadi respone disaster yang sangat bermanfaat jika digunakan untuk menyebarkan pesan kedamaian, "Karena itu, kita harus bekerjasama dengan media sosial dalam menyebarkan perdamaian dan toleransi sebagai counter narasi," ujarnya.

Twitter selama ini menurut Preisden Jokowi telah berperan besar dalam terciptanya demokrasi digital. "Saya sambut baik peran Twitter sebagai salah satu platform media penting dunia yang menyebarkan berbagai nilai positif bagi masyarakat seperti nilai demokrasi dan good governance," lanjutnya.

Selain Twitter, Presiden Jokowi juga ke perusahaan teknologi lain seperti Facebook dan Google dengan membawa pesan dengan tema sama, yakni 'Indonesia Digital Initiative: Empowering Leaders of Peace'.
mks