FPI Pernah Terbirit-birit Hadapi Preman Kalijodo, Munarman Membantah

FPI Pernah Terbirit-birit Hadapi Preman Kalijodo, Munarman MembantahMassa FPI @kompas.com

Front Pembela Islam atau FPI bukan tanpa sebab tidak banyak bersuara dalam polemik penertiban lokalisasi Kalijodo, di Jakarta Utara. Pasalnya, ormas ini pernah terbirit-birit saat berhadapan dengan organisasi preman Kalijiodo, Anak Macan.

"Ketangguhan kelompok ini pernah teruji ketika mereka berhasil menghalau serbuan pasukan berjubah dari FPI yang hendak mengganggu lokasi perjudian Kalijodo. Saat itu, FPI tunggang langgang masuk jalan tol setelah kewalahan menghadapi pasukan bersenjata tajam," tutur Direktur Reserse Kriminal Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti dalam bukunya, "Geger Kalijodo".

Tak hanya itu saja, geng Anak Macan juga menyusupkan anak buahnya ke dalam tubuh FPI untuk memantau setiap pergerakannya.

"(Karena itu) gerakan kelompok bersorban itu selalu terpantau," ujar Krishna.

Krishna mengatakan, Anak Macan memiliki struktur organisasi yang tertata dengan baik dan khusus dibentuk untuk mengamankan lapak-lapak penjaja cinta di tempat itu.

Disebutkan pula Anak Macan memiliki cadangan terdiri dari 1.000 pasukan. Salah satu tokoh yang berperan besar membentuk Anak Macan adalah Daeng Aziz.

"Mereka ditampung dalam pos-pos atau divisi yang ada, antara lain di bangunan yang belum digunakan, yang tidak kebagian "barak" tinggal di rumah-rumah kontrakan dekat lokasi judi. Mereka dipelihara agar tidak menjadi preman liar," kata Krishna.

Menanggapi pernyataan Krishna dalam bukunya tersebut, Ketua Bidang Organisasi DPP FPI, Munarman justru membantah kabar yang menyebutkan FPI lari tunggang langgang saat sweeping di kawasan Kalijodo.

"Tidak ada, informasi palsu itu. Kapan (FPI) diusir, tidak ada itu diusir," kata Munarman usai mengisi forum diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (16/2).

Munarman juga menantang Gubernur Ahok menepati janjinya menertibkan Kalijodo.

"Poin saya, soal Ahok yang ditunggu bukti," pungkas Murnarman. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay