50% Populasi Dunia Akan Jadi Pengangguran Karena Robot

50% Populasi Dunia Akan Jadi Pengangguran Karena RobotIlustrasi robot @youtube.com
Perkembangan robot menurut ahli komputer di Rice University, Moshe Vardi akan menjadi bencana besar bagi manusia. Menurutnya lebih dari 50 persen populasi dunia akan kehilangan pekerjaan karena robot.

Pada acara American Association for the Advancement of Science (AAAS), ia mengatakan, "Kita mendekati era saat mesin akan dapat memberikan performa yang lebih baik daripada manusia dalam semua bidang. Saya percaya bahwa masyarakat harus menanyakan pertanyaan ini sebelum hal ini terjadi: jika mesin dapat melakukan hampir semua hal yang manusia dapat lakukan, apa yang akan manusia lakukan?"

Tahun lalu, ahli fisika Stephen Hawking, serta miliarder teknologi Bill Gates dan Elon Musk juga mengeluarkan peringatan serupa. Mereka sepakat mengatakan jika robot dengan kecerdasan buatan adalah akhir dan ancaman manusia, seperti dilansir The Guardian.

Menurut Vardi, ancaman dari sebuah teknologi memang terlihat tidak begitu nyata, seperti serangan yang dilakukan oleh robot atau bentuk fisik lainnya. Namun hal itu akan berpengaruh terhadap pekerjaan.

Vardi menduga jika keberadaan robot cerdas pada 30 tahun mendatang akan menjadikan separuh umat manusia kala itu menjadi pengangguran. Tentu hal ini akan memicu ketidakadilan di masyarakat yang semakin besar.

Revolusi industri tidak akan membuat robot mengganti pekerjaan kasar manusia, melainkan benar-benar mengganti posisi manusia tersebut sebagai pekerja.

Keberadaan teknologi kecerdasan buatan sendiri sudah terlihat di Tiongkok, di mana ribuan orang yang bekerja di bidang manufaktur elektronik seperti Foxconn dan Samsung telah tergantikan oleh robot canggih.
mks