Lagi, Anak Jalanan Ditegur KPI Karena Freestyle & Kebut-Kebutan

Lagi, Anak Jalanan Ditegur KPI Karena Freestyle & Kebut-KebutanAnak Jalanan @lintas.info
Sinetron Anak Jalanan yang tayang di RCTI memperoleh surat teguran ke-2 dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. KPI menemukan adanya pelanggaran pada sinetron Stefan William yang tayang (22/1) lalu pukul 19.28 WIB.

"Program tersebut menayangkan adegan 2 (dua) orang pria yang melakukan freestyle menggunakan motor. Selain itu, terdapat adegan kejar-kejaran antara 3 (tiga) orang pria yang menggunakan motor dengan kecepatan tinggi di jalan raya. KPI Pusat menilai muatan demikian dapat memberikan dampak negatif dan berpotensi ditiru oleh khalayak yang menonton khususnya remaja. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas perlindungan remaja dan penggolongan program siaran," bunyi surat tanggal (12/2) tersebut.

Rupanya ada juga pelanggaran lain yang dilakukan oleh Anak Jalanan. "Selain itu, pada tanggal 27 Januari 2016 pukul 19.13 WIB kami juga menemukan adegan perkelahian secara eksplisit yang dilakukan oleh sekelompok pria. Berdasarkan catatan KPI Pusat, program saudara telah mendapatkan Surat Teguran Tertulis Nomor 24/K/KPI/01/16 tertanggal 11 Januari 2016. Kami akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap program saudara, jika masih ditemukan pelanggaran di kemudian hari, kami akan meningkatkan sanksi sesuai dengan Pasal 75 SPS KPI Tahun 2012," papar KPI.

Pada surat bernomor 155/K/KPI/02/16, KPI mengaku memperoleh banyak laporan dari masyarakat tentang sinetron Anak Jalanan.

"Perlu kami sampaikan bahwa KPI menerima banyak keluhan masyarakat baik dari organisasi, instansi, dan orangtua yang mengkhawatirkan dampak tayangan tersebut terhadap perilaku anak-anak dan remaja yakni: konflik dan perkelahian, perilaku negatif mengebut di jalan raya, serta freestyle. Saudara wajib segera melakukan evaluasi internal agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, baik pada program sejenis maupun program lainnya," demikian isi teguran dari KPI.

Bila sebuah stasiun TV melanggar hingga 3 kali biasanya tayangan tersebut akan dihentikan penayangannya untuk sementara. Hal semacam itu pernah dialami sinetron Aliando, Ganteng Ganteng Serigala (GGS).
hdk