Bisnis Ilegal, Bos Uber Terancam Penjara 5 Tahun

Bisnis Ilegal, Bos Uber Terancam Penjara 5 TahunUber @engadget.com
Layanan transportasi mobil berpelat hitam, Uber kembali tersangkut masalah. Dua petinggi Uber, yakni Thibaud Simphal (General Manager Uber Prancis) dan Perre-Dimitri Gore-Coty, (General Manager Uber wilayah Eropa Barat) terancam hukuman penjara lima tahun.

Kedua petinggi ini dianggap telah menjalankan bisnis taksi ilegal, melakukan pembohongan komersial, serta melanggar hukum privasi Prancis karena telah mengumpulkan, memproses, dan menyimpan infromasi pribadi penggunanya, seperti dilansir The Guardian.

Keduanya juga diwajibkan membayar denda USD 339 ribu atau Rp 4,5 miliar jika terbukti bersalah. Selain itu, Uber Prancis juga dijatuhi hukuman membayar denda USD 1,7 juta atau sekitar Rp 22,9 miliar.

Masalah ini terungkap ketika layanan yang dilarang pemerintah Prancis sejak tahun 2015 lalu, yakni UberPop kembali berjalan di awal tahun 2016. UberPop sendiri adalah layanan yang memungkinkan pemilik mobil pribadi menyewakan kendaraannya.

Kontroversi Uber di Prancis memang sudah bergulir sejak ditahannya Gore-Coty pada Juni tahun 2015 lalu. Sopir taksi di Prancis kini menggelar aksi demo yang berujung pada kerusuhan dan dibakarnya sebuah mobil yang diduga milik anggota Uber. Mereka menuntut agar Uber atau UberPop segera diblokir.

mks