Diduga Korupsi, Netizen Desak KPK Tangkap Ahok

Diduga Korupsi, Netizen Desak KPK Tangkap AhokAhok @twitter.com
Ada pemandangan cukup menarik di Twitter belakangan ini, tagar #DesakKPKTangkapAhok menjadi trending topic nasional lantaran banyak netizen yang berkicau menggunakan tagar tersebut.

Tagar itu bermunculan setelah tersebar kabar demonstrasi di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta bertajuk Desak KPK Tangkap dan Penjarakan Ahok. Demonstrasi itu dilakukan untuk mengusut kasus pembebasan lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pembebasan lahan ini dipermasalahkan saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan hasil audit investigasi pembelian lahan kepada KPK. Enam penyimpangan dalam proses pembelian dilaporkan telah ditemukan oleh BPK dalam hasil audit itu.

Pembebasan lahan tersebut dilakukan menggunakan APBD Perubahan 2014, di mana lahan seluas 3,7 hektare milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras dibeli Pemprov DKI dengan nominal Rp 800 miliar.

Dalam pembelian itu dilaporkan dari Hasil Pemeriksaan (LHP) 2014 yang dikeluarkan BPK telah membuat daerah rugi Rp 191 miliar. BPK juga merekomendasikan pemprov menagih tunggakan pajak bumi dan bangunan Yayasan Kesehatan Sumber Waras tahun 1994-2014 senilai Rp 3 miliar.

BPK menduga penyimpangan sudah terjadi mulai perencanaan, penganggaran, pembentukan tim, serta pengadaan pembelian lahan.

Kasus ini pun mendapat perhatian khusus dari netizen, khususnya pengguna Twitter. Banyak yang mendukung BPK dan menyatakan Ahok telah terlibat dalam penyimpangan ini sehingga muncullah tagar #DesakKPKTangkapAhok.

"Dah banyak bukti korupsi yang merugikan uang negara. Yang lebih penting dengan #DesakKPKTangkapAhok kita selamatkan ekosistem di Teluk Jakarta," cibir akun Twitter bernama @cubby_ghum.

"Harusnya dengan bukti-bukti ini Ahok sudah ditangkap kecuali @KPK_RI sudah masuk angin #DesakKPKTangkapAhok," sahut @Bg_MarOne.

mks