ABG Digagahi, Dicekik Sampai Mati Lalu Mayatnya Ditiduri

ABG Digagahi, Dicekik Sampai Mati Lalu Mayatnya DitiduriIlustrasi @kaskus.co.id

Teka-teki mayat wanita setengah telanjang di Jalan Brawijaya Gang Kedurus, Surabaya, Sabtu (6/2) akhirnya terkuak.

Korban diketahui bernama Uswatun Hasanah (17), warga Dusun Podagan, Desa Kecik, Besuk, Probolinggo. Gadis yang biasa dipanggil Uus itu dibunuh Masud Suryadi (28), pria penghuni rumah tersebut.

Masud sendiri ditangkap sehari setelah penemuan mayat korban, yakni Minggu (7/2) di sebuah warnet di Jalan Basuki Rahmad, Situbondo.

Kepada petugas, Masud menceritakan awal kejadian pembunuhan gadis malang itu. Semula, Uus meminta pulang sebab ibunya masuk rumah sakit. Korban pun meminta Masud mengantarkannya pulang ke rumahnya di Probolinggo.

Tersangka pun berjanji akan mengantarkan korban pulang. Saat itu, korban menerima telepon dari seseorang yang diyakini Masud dari pacar Uus. Selama berkomunikasi, korban beberapa kali tertawa riang.

"Saya sempat mengancam akan memukulnya bila terus-terusan menelepon," kata Masud.

Bukannya menurut, korban malah melontarkan kata bernada tantangan. Korban menantang Masud agar memukulnya. Lantaran terus didesak, tersangka emosi dan memukul kepala korban dengan kayu sepanjang 50 centimeter.

Korban pun merintih kesakitan. Melihat korban kesakitan, Masud langsung mencekik leher Uus sampai meninggal.

Selanjutnya, Masud hendak mengganti celana korban, namun dia ingat jika korban tidak membawa pakaian lain selain yang dia pakai.

"Saya setubuhi dia sehari sebelumnya tanpa paksaan," tambahnya.

Menurut pengakuan Masud, sebelum membuang mayat korban, dia sempat tidur bersama mayat korban selama lima jam.

Polisi berhasil menangkap Masud setelah melacak sinyal ponsel miliknya. Sebab, dia sempat memberitahu keluarga korban bahwa Uus sudah meninggal. Masud memberitahukan tempat jenazah Uus di dekat Markas Kodam V/Brawijaya.

Nay