Kondisi Suriah Akibat Perang, Nilai Kerugian Rp 477 Triliun

Kondisi Suriah Akibat Perang, Nilai Kerugian Rp 477 TriliunKondisi Suriah akibat perang selama 5 tahun @cnn.com

Perang adalah tragedi kemanusiaan paling kelam sepanjang sejarah peradaban. Dampak kehancuran dari perang yang berkecamuk bisa merubah wajah sebuah bangsa selamanya.

Akibat perang di Suriah, sektor ekonomi lumpuh, kehidupan sosial warganya terenggut. Menurut Bank Dunia, nilai kerugian akibat perang di Suriah mencapai US$ 35 miliar atau Rp 477 triliun.

Menurut data PBB, 260 ribu orang tewas dalam perang Suriah, yang sudah berlangsung 5 tahun. Lebih dari 4,6 juta orang mengungsi dari negara itu dan mencari suaka di negara-negara lain.

Bank Dunia mengatakan, dampak perang Suriah terasa pada Turki, Lebanon, Yordania, Irak dan Mesir.

Laporan kerugian itu sebanding dengan PDB (produk domestik bruto) Suriah pada 2007.

"Arus masuk lebih dari 630.000 pengungsi Suriah membuat Yordania mengeluarkan biaya lebih dari 2,5 miliar dolar AS per tahun," kata laporan itu.

Selain itu, dampak lain perang Suriah membuat warga dari negara tetangga merasakan tekanan luar biasa.

"Angka pengangguran tinggi di antara para pengungsi, terutama pada perempuan dan mereka yang bekerja di sektor informal tanpa perlindungan," kata Shanta Devarajan, kepala ekonom Bank Dunia untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.

"Sekitar 92 persen dari pengungsi Suriah di Lebanon tidak memiliki kontrak kerja dan lebih dari setengah jumlah pengungsi bekerja secara musiman, mingguan atau harian dengan upah rendah," kata dia.

Dilansir dari Daily Mail, Jumat (5/2), berikut ini rekaman bagaimana kondisi Suriah saat ini akibat perang yang tak berkesudahan.

Nay