Pasca Kematian Mirna, Kafe Olivier Kebanjiran Pembeli Es Kopi Vietnam

Pasca Kematian Mirna, Kafe Olivier Kebanjiran Pembeli Es Kopi VietnamKafe oliver dan es kopi vietnam @blogspot.com/tripadvisor.com
Kafe Olivier dan minuman es kopi vietnam tersangkut dalam kematian Mirna Salihin beberapa waktu lalu. Hal ini rupanya mendapat banyak perhatian dari publik untuk mengunjungi dan mencoba es kopi vietnam yang berada di kawasan West Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Bukan malah takut dan enggan pergi kesana, mereka justru ramai berdatangan dan memesan es kopi Vietnamese, menu yang dipesan Jessica, tersangka pembunuh Mirna. Sepertinya mereka penasaran dengan rasa kopi Vietnam racikan Kafe Olivier tersebut.

Dikutip Kompas.com, Humas Olivier Cafe, Monty mengatakan bahwa ramainya pemberitaan soal kematian Mirna membuat kafenya terlihat makin ramai. Mereka yang datang rata-rata memesan es kopi Vietnam.

Uniknya, tak hanya mencoba rasa es kopi Vietnam namun mereka justru bergantian berfoto dengan kopi Rp 38.000 per gelas tersebut. Salah satu pengunjung, Idam (30), mengaku baru dua kali datang ke Olivier setelah mencuatnya kasus Mirna. Menurut Idam, kasus Mirna memang membuatnya penasaran untuk datang ke Olivier.

"Tadinya kita malah sempat lho pesen tempat di tempat duduknya Mirna. Tapi kata mbaknya (pramusaji) di situ enggak boleh ngerokok. Ya, jadi kita di sini (area merokok)," kata Idam yang tampak sedang memesan es kopi vietnam ini.

Sementara pengunjung lainnya, Shinta mengaku baru pertama kali berkunjung ke Kafe Olivier. Namun, ia mengaku kunjungannnya bukan dilatarbelakangi rasa penasaran akan kasus Mirna.

"Tempatnya asyik aja. Tahu dari temen katanya ada tempat buat ngerokok. Di GI kan jarang ada tempat buat ngerokok," kata Shinta.

Salah seorang pramusaji Olivier, mengatakan, kopi vietnam memang menjadi salah satu menu favorit di Kafe Olivier. Minuman ini pun sudah sering dipesan pengunjung jauh sebelum adanya kasus Mirna.

Meski makin laris, pihak manajemen Olivier tetap tak melupakan kasus Kopi Sianida yang menewaskan Mirna Salihin. Mereka mengaku tengah memperbaiki pelayanan dan keamanan.
De