Misi NASA Terbangkan Manusia ke Mars Dianggap Sesat

Misi NASA Terbangkan Manusia ke Mars Dianggap SesatIlustrasi planet Mars @theregister.co.uk
Anggota Komite Sains, Antariksa, dan Teknologi yang merupakan sebuah komite Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengkritisi NASA bahwa rencana untuk menerbangkan manusia ke Mars adalah misi yang tidak jelas.

Mereka mengatakan jika perjalanan ke Mars saja membutuhkan waktu yang sangat lama dan tentu memerlukan peta yang rinci terkait jalan ke planet itu.

Dilansir The Verge, salah satu anggota, Tom Young mengatakan, "Kita tidak memiliki strategi yang direncanakan (dengan baik) atau merancang rinciannya dengan jelas."

Tom sendiri adalah mantan direktur Goddard Space Flight Center, NASA. Pihaknya memiliki yuridiksi terhadap badan-badan ferderal pemerintahan negeri seperti NASA, Departemen Energi, hingga NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration).

Dalam sebuah sidang istimewa, anggota Kongres Amerika Serikat dan tiga saksi ahli setuju bahwa NASA tidak mempunyai rencana yang tepat untuk menjalankan misi manusia ke Mars.

Sejauh ini, NASA dilaporkan telah mengembangkan sebuah roket bernama Space Launch Sistem (SLS) dan Kapsul Orion sebagai tempat tinggal astronot yang akan pergi ke Mars di masa mendatang.

"Ini adalah misi sesat tanpa misi, tanpa tanggal peluncuran, dan tanpa ikatan dengan tujuan ekplorasi. Ini hanya buang-buang waktu," ujar ahli planet.

Sidang istimewa yang dihadiri oleh para pakar dan orang penting di Amerika Serikat itu akhirnya memutuskan untuk menyelidiki seluruh biaya yang diperlukan NASA agar bisa mendaratkan manusia di Mars pada tahun 2030-an itu. Bukan tidak mungkin dana itu akan mencapai triliunan dolar AS.

mks