Ada Jentik Nyamuk di Kamar Mandi, Warga Semarang Didenda Rp 50 Juta

Ada Jentik Nyamuk di Kamar Mandi, Warga Semarang Didenda Rp 50 JutaIlustrasi @tribunnews.com

Pemerintah Kota Semarang, Jateng melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di pemukiman penduduk, Jumat (5/2).

Pada kesempatan itu, Kepala Kecamatan Semarang Barat Muhammad Kadik memberikan sosialiasi tentang Perda Nomor 5 tahun 2010 tentang penanganan demam berdarah.

Disebutkan, ada sanksi bagi warga yang mengabaikan kebersihan lingkungan termasuk membiarkan jentik nyamuk berkembang biak.

"Sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2010 bahwa jika diketahui ada jentik di rumah penduduk maka yang bersangkutan akan dikenai hukuman berupa kurungan penjara selama tiga bulan atau denda Rp 50 juta," tegasnya.

Perda tentang pemberantasan sarang nyamuk itu didukung masyarakat dan DPRD Kota Semarang. Mengingat tujuannya untuk menekan angka penderita DBD di Semarang.

Salah seorang warga, Yopianto, mendukung penuh upaya pemberantasan sarang nyamuk.

"Selain itu juga, Perda bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dari bibit dan sarang penyakit," ungkapnya.

Nay