Suka Coreti Uang Kertas? Mending Tobat, Bisa Didenda Rp 1 Miliar!

Suka Coreti Uang Kertas? Mending Tobat, Bisa Didenda Rp 1 Miliar!Mencoret uang seperti ini bisa dihukum berat @kompas.com

Peringatan keras bagi yang suka iseng mencoret uang kertas. Sebab, apapun alasannya, hal itu bisa dikenakan sanksi hukuman.

Hal itu sebagaimana diatur dalam pasal 35 ayat 1 Undang-Undang No.7/2011 tentang Mata Uang, pelaku bisa dikenakan hukuman berat.

"Setiap orang sengaja memotong, menghancurkan dengan maksud merendahkan kehormatan rupiah dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp 1 miliar," ujar Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi, Jakarta, Selasa (2/2).

Meski banyak ditemui kasus uang dicoret-coret, namun sejauh ini belum ada yang kena jerat pidana.

"Selama ini belum ada, karena penindakan ada di aparat penegak hukum. Kami bersama penegak hukum terus sosialisasi dan berupaya terkait penanggulangan uang yang diduga palsu," jelas dia.

Bank Indonesia sendiri memiliki prosedur pemusnahan uang tidak layak edar. Kebijakan itu tertuang dalam beleid mata uang dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/7/PBI/2012 tentang pengelolaan uang rupiah.

"Uang yang sudah tidak layak edar diganti dengan uang baru, sehingga lebih nyaman," katanya.

"Uang-uang dikumpulkan oleh bank di daerah lalu disetor ke BI. Lalu di BI dipilah mana yang layak edar dan tidak. Uang yang tidak layak edar kami musnahkan, uang layak edar akan mengisi seluruh ATM dan counter perbankan. Ini clean money policy."

Diharapkan informasi ini bisa meredakan keinginan tangan-tangan jahil yang doyan mencoret-coret uang Rupiah.

Nay