Bayi Belum Didiagnosa Dokter Tewas Disuntik Perawat

Bayi Belum Didiagnosa Dokter Tewas Disuntik PerawatIlustrasi @asiaone.com

Bayi berusia 11 bulan bernama Aqifa Putri meninggal setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ako, Kabupaten Mamuju Utara (matra), Sulawesi Barat.

"Awalnya anak kami hanya mengalami muntah-muntah, namun setelah tiba di RSUD Matra malah kondisi anak kami memburuk dan bahkan tak bisa tertolong lagi," kata Muhammad Yahya orang tua korban saat berada di rumah duka di Bulu Cindolo Matra, Senin (1/2).

Yahya mengaku kaget melihat anaknya sudah tak bernyawa setelah mendapat perawatan medis. Bukannya membaik, kondisi Aqifa justru semakin memburuk setelah disuntik oleh salah seorang perawat di RSUD itu.

"Keluarga tak menyangka anak kami yang hendak berobat ke RSUD Ako itu justru meninggal pada saat tengah ditangani para medis. Kejadian ini membuat kami curiga bahwa kuat dugaan ada malpraktek yang dilakukan oleh pihak RSUD Ako saat menangani Korban," terang Yahya sedih.

Yahya mengatakan, dia membawa anaknya ke RSUD Ako setelah mengalami muntah. Tapi setelah diberikan suntikan oleh perawat, anaknya justru menjadi kejang-kejang hingga meninggal dunia, sejam setelahnya.

Saat tiba di RSUD, kata Yahya, dirinya langsung menuju ke ruang UGD. Pada saat itu belum ada diagnosa dari dokter.

"Perawat sempat bertanya bahwa putri kami harus dirawat. Selang beberapa saat kemudian putri saya kemudian disuntik. Namun belum lama selesai disuntik, putri kami langsung kejang-kejang hingga menghembuskan napas terakhirnya," urai Yahya.

Dia mengatakan mulai merasa ada yang tidak beres sebab ada silang pendapat di antara perawat sebelum menangani putrinya.

"Saat anak saya disuntik oleh perawat, sempat salah satu dari mereka menarik tangan dari perawat yang melakukan penyuntikan, sehingga cairan suntikan tersebut tidak habis masuk kedalam tangan Aqifa dan langsung ditarik. Setelah disuntik dan dipasangi infus, Aqifa kemudian kejang-kejang, di saat yang bersamaan perawat di RSUD Ako menyampaikan kalau anak saya harus dirujuk," ujarnya.

Sementara itu, sampai saat ini belum ada keterangan dari dokter jaga terkait adanya bayi yang meninggal itu.

"Yang berhak menyampaikan rekam medik pasien itu adalah dokter, karena saat ini belum ada penyampaian dari dokter jaga," ujar KTU RSUD Ako, Ibrahim. Demikian dilansir dari Rimanews.

Nay