Hanya 'Heavy User' yang Protes Kebijakan Fair Usage IndiHome

Hanya 'Heavy User' yang Protes Kebijakan Fair Usage IndiHomeIndiHome @indotelko.com
Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Telkom telah memberlakukan Fair Usage Policy (FUP) pada layanan IndiHome sejak Senin (1/2) kemarin. Kebijakan Telkom ini rupanya menimbulkan tentangan keras dari para pelanggan.

Tidak sedikit pengguna yang keberatan karena mereka akan mendapatkan kecepatan internet yang menurun ketika melampaui batas Fair Usage yang telah ditentukan.

Menanggapi hal ini, Direktur Consumer Service, Dian Rachmawan mengatakan bahwa selama ini banyak heavy user yang menyalahgunakan layanan unlimited. Heavy user yang dimaksud adalah seperti menggunakannya untuk bisnis warnet atau untuk bisnis film dan game bajakan.

Aktivitas-aktivitas itu tentu akan berakibat pada pengguna lain yang membayar dengan tarif yang sama. "Bahkan ada juga pelanggan yang menjual kembali layanan Internet kepada tetangga tetangga di sekitarnya," ujar Dian.

Dari penelitian yang dilakukan, Dian menyatakan bahwa tak satupun pelanggan IndiHome normal yang protes terhadap kebijakan baru itu. Pelanggan yang notabene tidak menyalahgunakan fasilitas unlimited dikatakan tidak akan melewati batas FUP yang telah ditentukan.

"Yang komplain ternyata yang melakukan resell seperti warnet dan mini operator tanpa lisensi," tegasnya.

Fair Usage Policy sendiri dilakukan demi melindungi pengguna wajar dari para pengguna yang menyalahgunakan fasilitas unlimited. Penerapan aturan ini juga sudah diterapkan sejak dulu di beberapa negara seperti Amerika, Jepang, bahkan Malaysia.

mks