Skybender, Penyebaran Internet 5G Google Melalui Drone

Skybender, Penyebaran Internet 5G Google Melalui DroneSkybender Google @crazyengineers.com
Google sebelumnya telah meluncurkan proyek Loon Google, yakni menyebarkan internet ke daerah terpencil melalui sebuah balon udara. Kini, raksasa teknologi tersebut merencanakan sesuatu yang lebih besar terkait penyebaran akses internet.

Dilansir Ubergizmo, Minggu (31/1), Google kini sedang menyiapkan proyek baru dengan tujuan sama, yakni menyebarkan internet ke daerah terpencil. Hanya saja, kali proyek bernama Skybender ini akan membawa akses yang lebih cepat dengan cara yang canggih.

Skybender akan mentransmisikan jaringan internet cepat yang diklaim lebih cepat 50 kali lipat dibanding 4G, yakni generasi selanjutnya atau yang disebut dengan 5G. Sejauh ini, 5G dikatakan mampu menembus kecepatan sampai dengan 3,6 Gbps.

Selain membawa internet yang jauh lebih cepat, proyek Skybender ini nantinya tidak lagi menggunakan balon udara, melainkan menggunakan drone.

Google bahkan sudah menyewa 15.00 kaki persegi di pelabuhan pesawat luar angkasa Amerika di New Mexico untuk melakukan pengujian proyek Skybender ini. Google akan menguji prototipe dari pemancar yang disebarkan drone menggunakan gelombang pemancar milimeter.

Profesor Teknik Elektro di Universitas Washington, Jacquen Rudell mengatakan jika penggunaan gelombang pemancar milimeter yang digunakan Skybender ini sangatlah tepat, terlebih gelombang frekuensi yang digunakan perangkat saat ini sudah sangat padat.

Sayangnya, Jacquen mengatakan jika jangkauan dari gelombang frekuensi ini lebih pendek dibanding dengan gelombang pemancar pada smartphone.

Proyek Skybender sendiri belum dikonfirmasi langsung oleh Google, sehingga tidak diketahui secara pasti kebenaran informasi yang mengatakan bahwa proyek penyebaran internet ini akan menggunakan drone atau perangkat yang lain.

mks