4 Bahaya Tunda Kehamilan Pertama

4 Bahaya Tunda Kehamilan PertamaIlustrasi suami dan ibu hamil @pregnant.sg
Saat ini banyak sekali pasangan muda yang memilih menunda kehamilan anak pertama dengan beragam alasan. Padahal menunda kehamilan anak pertama memiliki dampak atau efek buruk baik pada sang ibu maupun si jabang bayi.

Dilansir dari thehealthsite.com, berikut dampak buruk menunda kehamilan anak pertama:

1. Kesuburan menurun seiring pertambahan usia

Menunda kehamilan pertama akan membuat Anda selangkah lebih dekat dengan ketidaksuburan. Penyebabnya adalah jumlah sel telur dalam ovarium akan menurun seiring dengan pertambahan usia.

Wanita yang telah mencapai usia 30-an seringkali mengalami masalah kesuburan dikaitkan dengan menurunnya ovulasi. Selain itu, bertambahnya usia juga dikaitkan dengan endometriosis (penyumbatan saluran telur).

2. Peningkatan risiko cacat lahir

Meskipun saat ini telah banyak metode perawatan modern untuk mengatasi masalah kesuburan, tetap saja tak mengurangi risiko bayi cacat lahir.

Menunda kehamilan pertama meningkatkan risiko bayi mengalami Downs syndrome, yaitu kelainan kromosom dengan perbandingan 1:1000 di usia 30-an, 1:100 di usia 40-an dan seterusnya.

3. Komplikasi selama persalinan

Wanita dengan usia yang lebih tua membutuhkan usaha yang lebih keras untuk melakukan persalinan (bagi yang melahirkan secara normal).

Dengan bertambahnya usia, rahim wanita juga mengalami penuaan. Inilah yang menyebabkan menunda kehamilan pertama bukan hal yang direkomendasikan.

4. Kondisi kesehatan yang menurun

Jika tak menjaga pola hidup yang sehat, tak menutup kemungkinan kondisi kesehatan Anda juga akan menurun. Beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes dan tekanan dapat membuat Anda sedikit sulit untuk hamil.

Terlebih, jika Anda memiliki bayi pertama dengan kondisi cacat lahir, maka ada risiko sekitar 25% melahirkan anak kedua dengan kondisi yang sama.
De