Polisi Abaikan KDRT, Papua Nugini Tempat Terburuk bagi Wanita

Polisi Abaikan KDRT, Papua Nugini Tempat Terburuk bagi WanitaWanita Papua kerap jadi korban KDRT @metro.co.uk

Papua Nugini dinilai sebagai tempat terburuk bagi wanita. Pernyataan keras itu disampaikan oleh kelompok Human Right Watch (HRW), Rabu (27/1). Dalam laporannya, di Papua banyak terjadi kasus KDRT yang menimpa perempuan.

HRW mengatakan, polisi jarang melakukan penyelidikan atas kasus kekerasan pasangan suami istri. Demikian pula pada kasus percobaan pembunuhan atau mengulangi aksi perkosaan.

"Papua Nugini adalah salah satu tempat sangat berbahaya di dunia bagi kaum perempuan atau gadis. Sekitar 70 persen perempuan di negeri ini mengalami perkosaan atau kekerasan di masa hidupnya." kata kelompok ini dalam laporan tahunannya tentang Papua Nugini, dilansir dari the Guardian.

Kelompok ini menyatakan, banyak polisi korup yang meminta uang bensin dari korban sebelum mereka bertindak. Bila tidak diberikan, polisi akan membiarkan kasus itu menguap begitu saja.

HRW mendesak pemerintah Papua Nugini melakukan aksi maksimal untuk meyakinkan para korban kekerasan mendapat kepastian hukum dan hidup lebih damai.

"Papua Nugini telah gagal memenuhi kewajibannya di bawa hukum internasional untuk melindungi kaum perempuan dan para gadis dari diskriminasi serta kekerasan keluarga," ucap Direktur HRW, Brad Adams.

Nay