Politikus Belanda Bagikan Semprotan Lada Anti Pemerkosaan Imigran Muslim

Politikus Belanda Bagikan Semprotan Lada Anti Pemerkosaan Imigran MuslimGeert Wilders membagikan semprotan lada anti muslim @cnn.com

Politkus kontroversial negeri Kincir Angin Belanda, Geert Wilders, membagikan semprotan lada kepada wanita pendukungnya. Pria yang dikenal luas sebagai pembenci Islam itu mengungkapkan, semprotan lada itu bisa digunakan untuk membentengi diri dari upaya pemerkosaan oleh imigran muslim.

Saat acara bagi-bagi semprotan tersebut, Wilders menjuluki para imigran muslim itu sebagai "bom testosteron pemeluk Islam."

Pria yang menjabat Ketua Partai Kebebasan Belanda berhaluan kanan ini tidak ingin para wanita di negaranya mengalami kekerasan seksual seperti di Kota Cologne, Jerman, saat malam tahun baru. Saat itu ratusan wanita dilecehkan oleh imigran asal Timur Tengah dan Afrika Utara.

"Warga Belanda tidak bisa lagi menerima sikap terlalu ramah pada imigran. Membiarkan mereka masuk negara kita hanya meningkatkan risiko pada wanita di negara ini," kata Wilders, dilansir dari the Guardian, Minggu (24/1).

lada-anti-islam

Pada kesempatan itu, Wilders berjanji apabila terpilih menjadi Perdana Menteri tidak akan menerima imigran.

"Saya akan menutup sepenuhnya perbatasan negara kita dan tak lagi menerima pencari suaka," tandasnya.

Sosok Wilders pernah membuat heboh dunia Islam setelah memproduseri film dokumenter 'Fitna' lewat Internet pada 2008. Film itu menyoroti Al Quran yang mengajarkan kekerasan, paham antisemit, anjuran membantai homoseksual, serta mengajak lelaki muslim melecehkan perempuan.

Nay