Debat Seru Polisi Tilang Sopir Taksi Tengah Parkir, Siapa Salah?

Jum'at, 22 Januari 2016 20:30
Debat Seru Polisi Tilang Sopir Taksi Tengah Parkir, Siapa Salah?Polantas menilang sopir taksi parkir di area terlarang @kaskus.co.id

Kinerja Kepolisian kembali disoroti masyarakat, kali ini terkait masalah menilang sopir taksi yang tengah parkir. Insiden tersebut sempat didokumentasikan oleh salah satu stasiun televisi swasta.

Saat itu polisi lalu lintas yang bertugas, Inspektur Satu Abd Aziz, menilang seorang pengemudi taksi karena memarkirkan mobilnya di pinggir jalan. Tak jauh dari lokasi, ada rambu larangan parkir.

"Tempat tersebut jelas-jelas terdapat rambu dilarang parkir," kata Aziz.

Namun sang sopir menolak jika dirinya dianggap melanggar rambu dilarang parkir. "Saya enggak parkir. Berhenti, tetapi enggak parkir, Pak," jawab sang sopir.

"Kalau berhenti itu saya di atas (jok mobil), Pak. Setahu saya, itu tidak melanggar. Kalau mobilnya diparkir, baru melanggar, Pak," tambah sang sopir.

"Iya, enggak boleh, Pak," jawab Aziz.

Lagi-lagi sang sopir meminta untuk tidak ditilang. Dia beralasan terpaksa berhenti untuk memeriksa kompresor mobilnya.

Kendati demikian, Aziz tetap memberikan tilang. "Bapak parkir, tetapi (bapak) di dalam mobil juga bisa. Enggak ada aturan parkir (pengemudi) harus di luar mobil," kata Aziz kepada sopir.

Sejak diunggah di Youtube dan menjadi viral di sosial media, netizen pun heboh ikut memberikan komentar. Ada yang mendukung polisi, namun ada juga yang menyalahkannya karena tidak bisa membedakan rambu larangan parkir (P dicoret) dan rambu larangan berhenti (S dicoret).

Sebagai informasi, disebutkan dalam Pasal 1 Angka 15 Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebutkan definisi parkir yakni "Parkir adalah keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya."

Kemudian Pasal 1 Angka 32 Undang Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang berbunyi : "Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang tidak bersifat sementara."

Jika sudah seperti ini, siapakah yang salah dan siapa yang benar dalam kasus ini?

Berikut ini videonya.

(Nay)
Komentar