9 Maret 2016, Gerhana Matahari Total Lintasi 10 Provinsi Indonesia

9 Maret 2016, Gerhana Matahari Total Lintasi 10 Provinsi IndonesiaGerhana Matahari @boston.com
Astronom dunia akan berbondong-bondong ke Indonesia pada 9 Maret nanti. Hal itu karena di Indonesia akan disuguhi dengan fenomena langka Gerhana Matahari Total (GMT). Pemandangan ini diperkirakan akan terlihat di 10 Provinsi dan sejumlah lokasi wisata Indonesia.

Jalur GMT akan berawal di Palembang (Sumsel), Bangka Belitung (Babel), Sampit (Kalimantan Tengah), Palangka Raya (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Ternate hingga Halmahera (Maluku Utara).

Fenomena yang akan terlihat di lokasi-lokasi itu nantinya akan berlangsung selama 4 menit 9 detik. Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin mengatakan, "Luwuk menjadi daerah yang dilintasi gerhana dengan durasi paling lama, sekitar 2 menit 50 detik, pukul 08.41 WITA."

Untuk mengamati fenomena ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan menurut Thomas agar aman, yakni menggunakan kacamata matahari yang dilapisi filter khusus matahari. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari risiko kerusakan mata jika melihat secara langsung GMT.

Lebih detil Thomas mengatakan mengenai waktu dan tempat terjadinya GMT, wilayah Sumatera akan mengalami GMT sekitar 2 menit yang terjadi pukul 07.20 WIB, kemudian Kalimantan selama 2,5 menit pukul 07.30 WIB atau 08.30 WITA, Sulawesi selama 3 menit pukul 08.40 WITA, Maluku Utara 3,5 menit 09.54 WIT.

Selain daerah tersebut, Jakarta akan mengalami Gerhana Matahari sebagian yang terjadi pada pagi hari pukul 6.19 WIB. Ada pula wilayah lain yang mengalami Gerhana Matahari sebagian adalah Kota Padang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Manado dan Ambon.

"Di antara 20 kejadian gerhana matahari yang terjadi antara tahun 2001 hingga 2020, hanya terdapat 1 gerhana matahari total dan 2 gerhana matahari cincin teramati di Indonesia," ujar Thomas.

Perlu diketahui jika total lebar GMT di bumi adalah 155 Kilometer. Fenomena ini terjadi di tempat yang sama dalam periode 350 tahun. Sebelumnya GMT juga pernah melintasi bumi pada 11 Juni tahun 1983, namun cakupan areanya tidak seperti yang terjadi pada tahun 2016 ini.

mks